Emang jaman modern sih, tapi kan…..

23 March 2009

Yang penting long…

AE yang penuh semangat: “Jadi pasti message kita akan tepat sasaran, Pak. Apalagi belakangan ini kan sedang marak-maraknya terjadi bencana longshot.”

Tebet, didengar oleh anggota tim presentasi yang mendadak ingin menjadi sutradara.

Lebih sensual metromini sih…

Cowok melambai bergenit ria di depan cermin kamar pas: “Eh, liat gue dong, dandanan gue udah kayak pria metrosensual, yah?”

Di Plaza Indonesia, didengar oleh pengunjung yang tiba-tiba merasa bahwa Mpok Atik jauh lebih menggairahkan.

Ternyata tidak membantu…

Ibu muda menuntun anaknya: “Kalo ga percaya ama Mama,
kita coba tanya Kak X yuk! Kak, sunat itu enggak sakit kan?”
Keponakan: “Ya lumayan sakit sih sebenernya, soalnya kan…”
Ibu muda: “Tuh khaan, Mama bilang juga apa…” (sambil cepat-cepat
menarik tangan anaknya menjauh).

Sebuah resepsi di Jakarta, didengar seorang anggota keluarga lain yang merasa kejujuran keponakan tidak terlalu dihargai dengan semestinya.

Saya rasa otopet bukan Harley…

Calon Pembeli: “Mbak ada celana dalam pria?”
Pelayan: “Sebelah sini mas.(sambil ikut mengantar)… Ukurannya apa mas?”
Calon Pembeli: “Kira-kira ukuran saya apa ya, mbak?”

Pertokoan di Jakarta, didengar oleh pelayan lain yang juga ikut mengira-ngira.

Keluar, terus masuk lagi, terus lahir lagi?

Cewek #1: “Temenin gue beli kado buat bokap dulu ya?”
Cewek #2: “Eh, bokap lo tahun berapa lahirnya?”
Cewek #1: “‘53…”
Cewek #2: “Oooh… Kalo bokap gue ‘55.”
Cewek #3: “Wah jangan-jangan bokap kalian sama!”

Plaza Senayan, didengar oleh kedua teman yang merasa cewek #3 punya masalah berhitung.

Karena dia tidak pernah bolos les inggris…

Ibu-ibu #1: “Wah, habis nonton Harry Potter di TV aku jadi ngefans lho sama dia!”
Ibu-ibu #2: “Karena apanya bu?”
Ibu-ibu #1: “Dia tu yah… Udah ganteng, pinter main sulap, terus pinter bahasa inggris! hebat kan?”

Angkot 43, didengar oleh semua penumpang yang ingin melontarkan Crucio ke Ibu #1.

Emang pasti jadi rukun sih…

Mahasiswa #1: “Ada tugas bikin karangan ya? Temanya apa sih?”
Mahasiswa #2: “Tentang kerukunan umat bersenggama…”

Didengar oleh dosen yang ingin memberikan pelajaran tambahan agama ke kedua mahasiswa itu.

Yang penting kan sopan mintanya!

Adik kelas 1 SD: “Bu, aku kan pernah tuh uji kompetensi, terus kata bu guru gak boleh nyontek. Eeeh, tapi tetep aja ada yang nyontek!”
Kakak: “Loe nyontek gak?”
Adik: “Nggak lah, aku cuma nanya kok!”
Ibu: “Nanya sama gurunya?”
Adik: (Tampang polos)”Sama temenku lah!”

Didengar oleh sekeluarga yang ingin menjelaskan bahwa konsep malu bertanya sesat di jalan kadang tidak bisa diaplikasikan.

Bukannya makin lama makin asoy?

Ibu-ibu: “Mas, saya mau cari laptop baru, tapi jangan yang fiesta ya, katanya suka lemot”

Mangga Dua Mall, didengar oleh penjaga toko yang merasa kata sifat itu lebih pantas untuk pembicaranya.

Emang jaman modern sih, tapi kan…

Anak Muda: “Mau kemana Pak? Pergi kerja ya? Kerja dimana?”
Bapak-bapak: “Iya, di toko X itu.”
Anak Muda: “Wah bagus itu Pak, masa depan keluarga terjamin, kabar istri baik Pak?”
Bapak-bapak: “Saya belum nikah dek…”
Anak Muda: “Oh… Kalo gitu anaknya gimana Pak? Sehat? Wah, pasti sudah besar yah!”

Angkot M29, didengar oleh penumpang angkot yang lain yang tiba-tiba merasa bahwa ramah dan bodoh bedanya tipis.

Kalau malam berubah soalnya…

Penjaga rental PS: “X, kamu liat kucing hitam warna putih gak?”

Didengar pengunjung yang yakin penjaga ini tidak akan menang main Winning Eleven.

Daaaan, manjur!

Siswa SMA sedang menunjukkan penghapus barunya,
Siswi: “Ihhh, kok panjang banget ya! Wow, gua sampe takjub ngeliatnya!”

Sebuah SMA di Jakarta, didengar seluruh teman sekelas yang langsung bergosip.

Dan kamu seperti murid…

Pelajaran fisika,
Murid SMA: “Eh, ini rumus, kaya rumus fisika ya?”

Didengar oleh teman sebangku yang bingung mau menjelaskan dimana mereka sedang berada.

Tapi yang ini bukan anti pornografi kan?

Cowok: “Eh, ini nanti udangnya kalo mau dibakar dipakein apa ya biar enak?”
Cewek: “Ooohhh gampang… Ini nanti undang-undangnya diolesin mentega, dikasih lada boleh tapi dikit aja…”

Didengar oleh seseorang yang bingung mau melegalisasi hasil barbecuenya.

Logika yang sangat benar.

Anak Kecil #1: “Angkatin dong telur yang udah mateng itu!”
Anak Kecil #2: “Jangan, nanti aja 10 menitan lagi deh.”
Anak Kecil #1: “Kenapa?”
Anak Kecil #2: “Satu telur kan matengnya 3 menit, lu masak 5 telur 15 menit, masih lama donk.”
Anak Kecil #1: (Terdiam) “Oh iya ya, pinter kamu”

Kembangan, didengar oleh ayah anak kecil #1 yang berjanji akan memanggil guru les matematika

Sudah terlalu mendarah daging profesinya…

Pramugara Kereta Api jam 6 sore: “Nasi goreng.. Nasi gorengnya.. Sarapan.. Sarapan..”

Stasiun Gambir, didengar oleh penumpang yang curiga semua pramugara sudah diganti dengan robot.

Kan kalo rumah, itu beda RT-nya? Harus bikin baru…

PNS #1: “De, tolong bantuin bikin facebook juga dong.”
PNS #2: “OK mbak, account emailnya apa yah?”
PNS #1: “xxxxx@xx.xx”
PNS #2: “Wah, ga bisa nih mbak. Udah pernah di daftarin ya sebelumnya?”
PNS #1: “Iya sih, udah pernah. Tapi kan waktu itu di komputer yang di sebelah sana.”

Sebuah Departemen di Sudirman, didengar mahasiswi magang yang langsung mengerti mengapa birokrasi di Indonesia bisa kacau.

Anak kecil biasanya jujur…

Sepupu 6 tahun: “Waktu itu aku dua minggu ngomong bahasa inggris terus dong sama sepupuku yang dateng dari Amerika!”
Cewek: “Oh ya? Coba ngomong bahasa inggris sama aku!”
Sepupu 6 tahun: “BITCH!”

Senayan City, didengar oleh cewe yang ingin mencubit tapi tidak enak karena baru ditraktir ayah si sepupu.

Gundalina Putri Petir…

Pedagang kain: “Kalo buat pemberkatan udah pasti bagusan putih, mbak. Lebih saklar gitu.”

Pasar Cipadu, didengar pelanggan lain yang ingin mengisi batere handphonenya.

Itu makanan orang gede (berotak kecil?)

Anak kecil: “Pa, mau otak-otak, otak-otak!”
Bapak: “Jangan, kamu kan masih kecil.”

Halte Busway Sawah Besar, didengar penumpang lain yang memikirkan batas umur makan otak-otak.

16 March 2009

Cari berita kecil, barangkali?

Ibu: (menunjuk TV) “Tolong ganti channel-nya dong…”
Anak: “Channel apa, Ma?”
Ibu: “Itu, metromini…”

Didengar oleh anak yang jadi menunggu liputan perempatan CSW.

Yes, but you should not talk anymore…

Guru: “A, kamu jadi pelayan call delivery-nya. B, kamu jadi pemesan.”
Murid #1 dan #2: “Okay, m’am!”
Murid #1: “Hello, Kentucky Fried Chicken, may I help you?”
Murid #2: “Yes, do you have fried chicken?”

LIA Kalimalang, didengar seisi kelas yang langsung ingin berguling-guling di lantai.

Mungkin harusnya ada tanda kutip?

Cowok: “Itu kakak loe ya?”
Cewek: “Iya itu kakak gua.”
Cowok: “Kok gak mirip?”
Cewek: “Iyalah, bukan kakak gua…”

Rumah Sakit di Jakarta, didengar oleh seseorang yang mempertanyakan siapa yang mau punya adik seperti cewek itu.

Sepertinya ada beberapa hal yang masih ketinggalan di luar kota.

Mahasiswi sepulang ko-ass di luar kota: “Halo semuanya! I’ll be back!”

Universitas Swasta di Jakarta, didengar oleh seisi ruangan yang langsung menunggu mahasiswi itu pergi lagi.

Oh, kalau sudah, bilang-bilang ya… *keluh*

Karyawan: “Mas, tolong beliin makanan dong, ke warung padang aja…”
Office Boy: “Maaf Pak, saya belum laper…”

Gedung Ariobimo Kuningan, didengar oleh karyawan lain yang terbahak-bahak melihat tampang bingung rekannya.

Makanya nama jangan pasaran…

Cewek #1: “Loe minjem buku ini sama siapa?”
Cewek #2: “Sama X.”
Cewek #1: “X yang mana ya, kan banyak yang namanya X di kampus?”
Cewek #2: “Itu lhoo, si X, X yang namanya sama kayak gua! Masa gak tau?”

Didengar oleh tukang fotokopi yang ingin mengopi sifat selebritis si cewek #2.

Mending pacarin gua aja, gimana?

Cewek: “Kok pacar gua begitu ya, (curhat panjang). Bete kan kalo digituin terus?”
Cowok: “Loe pikir gua gak bete dicurhatin loe terus?”

Kantor Media di Jakarta, didengar oleh seseorang yang merasa sedang menonton sinetron; live.

Tanpa suara lebih asik lagi…

Karyawan #1: “Eh, bagusnya bawain lagu apa ya di lomba karaokean nanti malam?”
Karyawan #2: “Kita acapella-an aja!”

Agensi iklan di Hang Lekir, didengar oleh seseorang yang ingin menjelaskan secara detil fungsi alat karaoke.

Habis itu pijet pakai Hino!

Cowok #1: “Badan jadi seger ya, habis latihan!”
Cowok #2: “Iya, apalagi tadi gua kan mandi soluna, keringet pada keluar semua. Badan jadi enteng!”

Fitness First, Mega Kuningan, didengar oleh pengunjung lain yang merasa sedang dalam klub latihan debus.

Masih berbentuk pikiran kali!

Cewek: (sambil membuka album foto tua) “Ih, ini kan foto kawinan bokap nyokap gua!”
Sepupu: “Ih iya, ada gua juga lho disini, ya ampun masih kecil banget… (hening lama, sambil membalik-balik halaman)… Loe-nya kemana sih, kok dari tadi gua liat gak ada di foto-foto kawinan bo-nyok loe?”

Tebet, didengar oleh si cewek yang merasa bahwa sepupu tidak mengerti norma punya anak seharusnya setelah nikah.

Jadi berasa diliatin gak sih?

Pegawai #1: “Aduh… Hidup gue sekarang lagi menderitakan nih.”
Pegawai #2: “Bukan… Memperhatikan!”

Supermarket Mal Kelapa Gading, didengar seorang pengunjung yang merasa ada kamera di setiap penjuru.

Suaranya jadi ketimpa suara jet ya?

Teman #1: (sambil mendengar lagu Titi Kamal yang baru) “Christian Sugiono ga ill-feel apa denger dia nyanyi lagu begini?”
Teman #2: “Iya, daripada nyanyi mendingan dia… (berpikir)… Naik pesawat.”

Lenteng Agung, didengar oleh teman yang sedang menyupir dan bingung mau komentar apa.

Nanti ada angka-angka keluar dari TV lho!

Anak: “Pa, beli softlens yang itu aja… Warna putih bagus.”
Bapak: “Ih…jangan! Nanti kayak sudoku loh!”
Anak: “Sudoku? Sadako kali!”
Bapak: “Iya itu lah…”

Optik di Kelapa Gading, didengar oleh si anak yang langsung dihantui angka.

Mending loe gak usah nafas juga, gimana?

Mahasiswi #1: “Iiiih… Hujaaannn… Aduh gimana dong?”

Mahasiswi #2: “Kenapa emangnya?”
Mahasiswi #1: “Kasihan kan ikannya kebasahan…”

Kampus di Depok, didengar oleh mahasiswi lain yang ingin memasukkan mahasiswi #1 ke ruang hampa udara.

… Just like our ancestor.

Guru Bahasa Inggris: “OK, children… Read the next text. We drank coffee in a cave…”

SMA Negeri Jakarta Selatan, didengar oleh seluruh murid yang mencari café bernuansa gua.

13 March 2009

Nonton sinetron lagi?! Ayo sana berdiri di pojok!

Cewek #1: “Eh, lo nonton Nanny 911 gak di Metro TV? Seru banget deh.”
Cewek #2: “Iya, anaknya bandel-bandel banget!”
Cewek #3 (menyambar pembicaraan): “Iya, Suster Eny kan? Jahat tuh dia! Muslimahnya kasihan banget deh.”

Didengar cewek #4 yang merasa perlu ada nanny yang mendisiplinkan cewek #3 agak tidak terlalu banyak nonton sinetron.

Hobi membaca dan menyanyi di kamar mandi

Pembaca berita di radio, menjelaskan ciri-ciri orang hilang: “Ciri-ciri lainnya adalah rambut lurus pendek dan mengenakan kerudung putih.”

Didengar oleh pemirsa radio yang mempertanyakan kesungguhan si pembaca berita untuk menemukan si orang hilang.

Saya mantan penjahit di kapal bajak laut…

Pelanggan: “Bang, pendekin jeans saya dong, kepanjangan nih.”
Penjahit: “Udah dilipet?”
Pelanggan: “Udah saya tandain segimana motongnya.”
Penjahit: “Oke, yang mau dipendekin yang kanan atau yang kiri dek?”

Vermak jeans di Ciputat, didengar oleh pelanggan yang ingin menyumpal mulut si penjahit dengan kain perca

25 February 2009

Sebentar ya, saya buka halaman kuning dulu…

Wartawan #1: “Hasil sidaknya bagaimana, bu?”
Narasumber: “Belum, hasil seluruhnya masih belum bisa diketahui. Nanti agak siangan.”
Wartawan #2: “Kalau gitu nanti kita hubungi ibu via HP saja ya. Berapa nomor HPnya bu?”
Narasumber: “Berapa ya? Sebentar (sambil berpikir) 0, 8, 5… Aduh, panjang deh pokoknya.”

Didengar puluhan wartawan yang berniat membelikan narasumber walkie talkie, supaya tidak perlu menghapal nomer telepon.

Harusnya malah gak masalah kan?

Mahasiswa #1: “Dosennya lama banget, ya…”
Mahasiswa #2: “Duh, gua mau cabut tapi orang di rumah pergi semua, mana pintunya dibawa lagi!”

Universitas swasta di Depok, didengar oleh para mahasiswa lain yang merasa menjadi tidak pintar duduk di situ.

Beginilah administrasi negara kita..

Petugas #1: “Woi, kalo WNA bisa ke luar negeri gak ya?”
Petugas #2: “Gua gak tau, kalo WNI bisa ke dalam negeri gak?”

Kantor Pajak Jakarta, didengar oleh istri WNA yang berpikir keras mengapa harus ada negara.

Kebanyakan mengkonsumsi Vivid?

Di mesin fotokopi,
Manajer Produksi ke Sekretaris: “Masukinnya telentang atau tengkurep nih?”

Didengar oleh semua karyawan yang langsung menyalakan kamera video handphone masing-masing.

Uranus! Bukan your an… ah, lupakan saja.

Cewek #1: “Tuh, yang itu Uranus, terus yang sebelahnya Neptunus…” (Sambil menunjuk ke arah langit)
Cewek #2: “Mayan jelas sih, tapi coba kalau pake stetoskop. Pasti lebih jelas lagi.”

Didengar oleh salah seorang teman yang merasa cewek #2 terlalu terobsesi menjadi dokter.

Saya bos! Bebas!

Finance: “Harusnya ini bisa diambil kemarin, tapi bapak tidak masuk…”
Bos: “Tapi kan kamu bisa hubungi saya!”
Finance: “Iya, tapi butuh tanda tangan bapak…”
Bos: “Alasan aja kamu! (Melirik sekretaris) Kita aja sering berhubungan, iya gak?”
Sekretaris: (Ragu-ragu) “Euhh, i… iya, pak…”

Kuningan, didengar seluruh peserta rapat yang langsung ingin bekerja keras untuk cepat menjadi bos.

Dan harus bisa getar!

Cewek Cakep: “Boooo, gua kepengen punya HP baru deeeh!”
Teman Kerja: “HP apaan? Nokia?”
Cewek Cakep: “Bukan, itu loh… Sony Erection! (Terdiam) Eh…”

Didengar oleh semua teman kerja yang langsung mempertanyakan fungsi utama handphone buat cewek itu.

Bakat jualan yang alami!

Penjual wig: “Iya, mbak, jadi wignya bisa dicuci. Tapi jangan dijemur di bawah matahari ya, keringnya mesti alami pake kipas angin…”

ITC Mangga Dua, didengar oleh keponakan calon pembeli yang menjadi yakin udara AC lebih alami daripada udara segar pegunungan.

I… see… dead… people…

Cowok #1: “Iya, jadi dulu gue pernah jatuh dari lantai 7…”
Cowok #2: “Ooh, terus loe mati nggak?”

Sekolah di Jakarta Selatan, didengar oleh teman sekelas yang merasa cowok #2 punya bakat supernatural.

Kan jadi bahagia sama dia…

Cewek: “Tapi gua gak terlalu suka sifatnya Naruto, kayak ceria banget gitu…”
Cowok: “Tapi kan lucu, happy-go-lucky gitu kesannya…”
Cewek: “Iya, tetep aja, gua lebih suka Sasuke. Lebih cool, gitu.”
Cowok: “Ah, tapi gua lebih suka cowok yang ceria!”
Cewek: “…”

Bintaro, didengar oleh sepupu yang semakin yakin orientasi cowok itu.

Itu trik dari majalah kesehatan, bebiii…

Sambil menonton DVD,
Cewek: “Widiiih, I really want that kind of body! Perutnya flat banget!”
Cowok: “Makanya, tiap pagi shit up aja…”

Didengar oleh si cewek yang membayangkan di WC sambil kayang.

24 February 2009

Salah profesi ya, sob?

Pembeli: “Bang sate cie”
Abang Sate Padang: “…”
Pembeli: “Bara hargonyo?”
Abang Sate Padang: “…”
Pembeli: “Bang kok diem aja sih?”
Abang Sate Padang: “Ora iso ngomong padang, bu…”

Duren Sawit, didengar keponakan si ibu yang merasa si Abang harusnya jualan gudeg.

Dan berenang di antara bintang-bintang…

Cewek #1: “Ini sekarang kita mau kemana?”
Cewek #2: “Kita mau ke planetarium”
Cewek #1: “Ooh, kita mau liat ikan yaa?”

Busway arah Cikini, didengar oleh cewek #1 yang berasa akan kejatuhan meteor.

Terus habisin bautnya…

Bapak: “Kamu udah sahur belum?”
Anak: “Udah, pa…”
Bapak: “Udah minum susu?”
Anak: “Uhmm…”
Bapak: “Kalo belum, itu ada energizer, minum aja…”

Didengar oleh si anak yang mempertanyakan apakah dia manusia atau robot.

Terlalu banyak informasi, neng…

Cewek: (Sambil memegang Blackberry) “Ih, enak ya, punya loe masih bagus, punya gua udah baret-baret bekas punya bokap, soalnya bokap gua gak pernah pake kondom…”

Didengar oleh seseorang yang langsung ingin pergi ke apotik terdekat.

Makanya gua pacarin…

Murid SMA #1: (Sambil menunjuk) “Gile tuh cewe, mukanya sih gak cakep, cuma duduknya ngangkang melulu!”
Murid SMA #2: “Oh, itu kan cewe gua…”

Bulungan, didengar oleh seluruh tongkrongan yang langsung memalingkan pandangan dan bersiul-siul.

Acaranya gak lulus!

Cewek #1: “Loe nonton reality show kemarin?”
Cewek #2: “Iya, nonton, kok kayanya terlalu dibuat-buat ya? Kaya boongan gitu…”
Cewek #1: “Iya, kayanya beli skripsi orang deh, bukan cerita asli!”

Roxy Mas, didengar oleh karyawati lain yang yakin cewek #1 dulu beli skripsi orang buat lulus.

Sungguh tradisi yang harus dipertahankan!

Teman #1: “Mau kemana loe?”
Teman #2: “Gue dapet telpon, nenek gua meninggal, jadi gua besok harus zinah…”
Teman #1: “Eh?”

Buperta Cibubur, didengar anggota regu setenda yang ingin diadopsi keluarga itu.

Bukti kebenaran teori genetik

Ibu: “Kak, gimana tesnya tadi, bisa gak?”
Anak: “Gak bisa satu soal, ma. Ada soal istilah buat takaran obat gitu. Aku gak tau, jadi aku kosongin…”
Ibu: “Ya ampun, kamu gitu aja gak tau. Itu osis kali!”

Angkot di Jakarta, didengar oleh penumpang lain yang langsung ingin menuliskan resep Xanax ke ibu itu.

Kecuali kalo gosong sih…

Cewek #1: “Loe udah nelpon kantin? Cemilannya apa?”
Cewek #2: “Bubur kacang ijo…”
Cewek #1: “Ooh, bubur kacang ijo. Eh, eh, bubur kacang ijonya yang mana nih, yang item atau yang ijo?”

Cipete, didengar oleh cewek #2 yang merasa temannya buta warna kronis.

Cara mematahkan kesombongan #16

Cowok: “Gua tau loe cantik, tapi loe boker juga ngeden kan!”

Kampus di Bintaro, didengar oleh mahasiswa lain yang yakin si cewek tidak akan jumawa lagi.

Mungkin harus cari hobi lain…

Pegawai #1: “Liat apaan sih, ketawa-ketawa sendiri?”
Pegawai #2: (terkikik-kikik) “Eh liat nih, ada posting baru di Ngupil Jakarta… Lucu!”

Depok, didengar oleh pegawai lain yang ingin menyodok hidung pegawai #2 dengan pensil.

*BTW, mungkin menampilkan foto koleksi upil se-Jakarta bisa jadi lucu ya?

Pantulannya sebenarnya yang terang…

Pelanggan Gaptek: “Wah, lampu motornya terang banget, putih lagi warnanya… Lampu hologram ya?”

Kalideres, didengar oleh pelanggan lain yang ingin beli album koleksi lampu hologram.

Mungkin buatan Cibaduyut ya?

Cewek Sok Tahu: “Wah, gila! Kamera siapa nih, gede banget!”
Pemilik kamera: “Kamera gua, itu namanya SLR… Emang kenapa?”
Cewek Sok Tahu: “Bokap gua juga punya kayanya, tapi namanya Kinon!”

Fakultas SRD di Grogol, didengar oleh mahasiswi lain yang ingin menjejalkan lensa ke mulut cewek itu.

Pertama, di Arab gak ada… Ah, sudah lah.

Cowok: “Kamu mau kemana malam ini?”
Cewek: “Hmmm, tempat yang waktu itu aja, yang di Kemang.”
Cowok: “Food Fest? Rame banget ah, males…”
Cewek: “Bukan Food Fest, yang arab-arab gitu… Little Panda!”

Jakarta, didengar oleh cowok yang sekarang sudah menjadi jomblo lagi setelah pacarnya memutuskan untuk belajar kungfu di tempat itu.

Dua negatif tidak selalu jadi positif

Cewek #1: “Hadooohh… Sumpah tegang banget gua tadi! Gua takut salah ngomong!”
Cewek #2: “Loe vermes gitu yah?”
Cewek #1: “Hah? Vermes?”
Cewek #2: “Iya, vermes. Grogi-grogi gitu.”
Cewek #1: “Ooh ya ampuun… maksud loe herpes kali. Iya, Gue herpes gitu deh tadi.”

Mall di Jakarta Selatan, didengar oleh panitia jumpa fans yang ingin melempari mereka dengan cacing berpenyakit kulit.

Tenggelamkan aku dalam tepungmu…

Cewek #1: “Eh, gila ya sekarang banyak pesawat jatuh trus ilang gitu. Kayak **** Air tuh.”
Cewek #2: “Iya ya, kayaknya tempat-tempat yang bisa narik benda-benda itu tambah banyak dehh.”
Cewek #3: (dengan santai) “Iya tuh, Segitiga Biru kan ?”

Senayan City, didengar oleh kedua teman yang ingin melempar cewek #3 ke lautan tepung.

14 February 2009

Lebih cocok pak Tani, sih…

Klien marah-marah: “KAMU INI GILA APA, SAYA SUDAH JAUH-JAUH DARI CITOS KEMARI, SAYA CANCEL JANJI MEETING SAYA DI SUDIRMAN, TIBA-TIBA KAMU BATALIN KAYA GINI! KAMU PIKIR SAYA INI KANCIL APA?!”

Tebet, didengar oleh karyawan yang merasa menjadi sekecil timun.

No brain no cry…

Pemuda #1 yang sedang jatuh cinta: “Wah gila, si X makin diliat makin cakep aja ya, nyet!”
Pemuda #2: “Wedew, X nih sekarang! Ciyee yang lagi rastaman!!”
Pemuda #1: “(Bengong sesaat) Kasmaran kali!”
Pemuda #2: “Eh iya, itu maksud gua…”

Depok, didengar oleh pemuda #1 yang ingin menyanyikan Buffalo Soldier sambil menulis puisi cinta.

Nucol; Nuduh Colongan…

Suami (sambil nyetir): “Loh, kita salah jalan nih, tadi tuh harusnya lurus aja!”
Istri: “Ya mana aku tau! Kamu sih main serong aja!”

Tebet, didengar oleh seorang teman yang ingin tahu sedang terjadi apa di antara pasangan itu.

Pizzanya mau berwarna atau B/W?

Waitress: “Untuk minumnya, mau pesan apa mas?”
Cowo #1: “Yang jadi satu sama paketnya ada nggak, mbak?”
Cowo #2: “Udah, pesen satu pitcher lemon tea ajah…”
Waitress: “Oh, paket ini saja pak, minumnya satu picture lemon tea untuk empat orang…”

Gerai Pizza di Cibubur, didengar oleh para pengunjung yang langsung berpose ala Jepang.

Eits, aku pake atas atas bawah bawah kiri kanan kiri kanan A B A B…

Suami (pasang gaya silat): “Eh, kamu… Awas ya…” (sambil pasang gaya silat)
Istri (ikut pasang gaya silat): “Eh jangan main-main mas! Dulu aku ikut latihan Nintendo!”
Suami: “Hah? Nintendo”
Istri: “Iya, yang bela diri itu lho! Namanya Nintendo!”

Didengar oleh suami yang ingin loncat-loncat menelan jamur raksasa.

Sabar ayah tiada batas…

Ayah: “Kasih ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa…”
Anak: “Masa bodo”
Ayah: “Hanya memberi..”
Anak: “Duit cepe’an.”
Ayah: “Tak ada kembali…”
Anak: “…Duit gope’an.”

KA Express, didengar oleh seseorang yang hanya bisa geleng-geleng di pojokan gerbong.

Kamu wangi sih.. Dan lembut di tangan.

Cewek Jutek ke Cowo Genit: “Heh, ngapain loe colek-colek, loe pikir gua sabun!”

Didengar oleh seseorang yang terharu mengingat tumpukan cucian di rumah.

Dan pasti tidak rajin menabung!

Hari pertama kuliah, saat perkenalan dengan dua dosen.

Dosen X: “Oke, kita coba sedikit permainan, dua pasangan di depan ini masing-masing akan memperkenalkan diri, tapi yang akan memperkenalkan adalah temannya. Saya beri contoh, saya memperkenalkan Ibu Y; Ibu Y ini orangnya baik, ramah, sombong..”

Didengar seisi kelas yang merasa dosen X mempunyai dendam pribadi ke dosen Y.

Pasti judulnya ketutupan air mata…

Tante #1: “Jeng, loe tau kan filmnya siKeanu yang sama cewe yang sakit kanker itu. Gila yah, gua udah nonton empat kali tetep aja selalu nangis… Aduh apa sih judulnya November… November gitu…”
Tante #2: “Oh yang sama Charlize Terong ya. Gua juga sukaaa. Sedih banget ya.”
Tante #1: “Bener banget. November apa yaaa… Oh iya, November Rain!”
Tante #2: “Oiya. Bener, bener. November Rain.”

Lift Pacific Place, didengar oleh sepasang kekasih yang langsung ingin memainkan solo gitar selama 20 menit sambil makan terong balado.

Ketemunya di Lipstick?

Alumni universitas swasta #1: “Eh, lu tau ga pendiri universitas kita?”
Alumni #2: “Iya, kenapa? Udah tua banget kan dia.”
Alumni #1: “Kemaren gua ketemu, gila kasian banget dia sekarang udah duduk di sepatu roda…”

Gedung Resepsi di Kuningan, didengar oleh seorang make-up artist yang mengira-ngira seberapa gaul kakek itu.

Kalau bisa sedih, trenyuh?

Mahasiswa #1: “Itu binatang yang bisa ngegulung, apa namanya?”
Mahasiswa #2: “Trenggiling.”
Mahasiswa #1: “Bukan tau, trenggulung! Kan dia bisa menggulung! Kalo trenggiling dia ngegiling dooong?”

Plaza Semanggi, didengar oleh seseorang yang langsung menjadi trenggeleng.

Wah, banyak adegan terlarang pasti…

Karyawan: Eh, gua mau nonton “Kamar Terlarang”, nih…

Didengar oleh rekan yang merasa mau diajak ke kos-kosan di Mangga Besar.

30 January 2009

Oh…pantes mirip

Ayah: “Tuh ma, si X ini kerjaannya pacaran terus lho…(sembari menunjukkan foto si anak bersama seorang cewe di hp anak).
Anak: “Pak, itu kan mbak Y… (kakak si anak).

Rumah di Jakarta, didengar oleh sang ibu yang langsung merencanakan untuk membawa sang ayah ke toko kacamata esok hari.

Sejujurnya, kami juga sudah tutup, mbak…

Mas Penjual Makanan: “Silakan mbak. Yang paling enak disini Donburinya mbak, isinya macem2 ada ayam, kimchi, salad, dan telor ikan.”
Mahasiswi: “Ooh..berapa mas, harganya?”
Mas Penjual Makanan: “15.000 aja.”
Mahasiswi: “Beli satu deh mas.”
Mas Penjual Makanan: “Udah abis.”

Stand makanan Korea, didengar oleh dua orang mahasiswi yang ingin mengirim si mas ke Korea untuk ikut wajib militer.

Abrakadabra…jadilah sayur asem!

Cowok #1: “Gokil! Tuh chef hebat banget ya, bisa masak sambil aktraksi sulap gitu.”
Cowok #2: “Iya, hebat ya. Kan jarang ada chef yang bisa masak.”

Kedai kopi di Jakarta, didengar oleh pengunjung lain yang ingin menyulap si cowok #2 menjadi kelinci…dan memasaknya.

Ah, hujan cuma mau cari sensasi…

Karyawan cuek: “Wah! Hujan!”
Bos cewek: “Di mana?”
Karyawan cuek: “Ya di luar lah, masa dalam gedung…”
Bos cewek: “Aah, gosip!”

Kantor di Jakarta, didengar karyawan-karyawan yang langsung kasak-kusuk bikin gosip tentang bosnya.

26 January 2009

Antara grogi atau memang titik-titik…

Moderator: “Ya, semoga apa yang telah diberikan oleh trainer kita hari ini bisa membuat kita senantiasa bersemangat selalu. Ibaratnya, jangan anget-anget tai titik-titik ya.”

Pelatihan motivasi di sebuah SMA di jakarta, didengar oleh semua peserta yang ingin melempar titik-titik ayam ke moderator.

Gak ngerti? Oke, misalnya kita menuju Tegal…

Miss Boss: “Jadi, untuk mencapai tujuan bersama, kita dapat melakukan banyak cara, dan itu adalah pilihan kita. Misalnya, untuk menuju Eropa. Kita bisa menentukan sendiri target waktu perjalanan kita, bisa dua hari, bisa lima hari dan bisa juga sepuluh hari. Rutenya? Bisa langsung, atau transit dan nginap lama di Singapore…atau mampir di Hongkong…lalu meneruskan perjalanan ke Inggris…dari situ kita baru menuju Eropa.”

Meeting di hotel di Jakarta, didengar oleh para staff yang kasak-kasuk membuka peta dunia.

Gapapa kok pak, kami yakin ini salah kami…

Klien menelpon dengan nada galak: Kalian dimana sih? Saya sudah di dalam dari tadi.”
Karyawan: “Wah, sama pak. Bapak di dalam? Kami di smoking section, di luar.”
Klien: “Ngaco kamu! Di sini mana ada smoking section di luar?!”
Karyawan: “Lho pak…bapak di Starbucks kan?”
Klien: “Iya! Kamu dimana?!”
Karyawan: “Starbucks pak…Starbucks Plasa Senayan.”
Klien, terdiam sejenak lalu bicara dengan nada lebih lembut: “Oh, Plasa Senayan ya? Bukan Senayan City ya? Ini saya udah di Senayan City dari tadi nungguin kalian lho. Kalian saja lah yang ke sini ya. Saya tungguin deh. Jangan lama-lama ya.”

Plasa Senayan, didengar oleh karyawan yang kali ini terpaksa membayar sendiri kopi pesanannya.

25 January 2009

Pernah jadi jagoan masak zombie kan?

Cewek: “Gua tau neh Stephen King! (sambil memegang bukunya Stephen King), dia yang ngarang Lords of the Ring kan?
Cowok sok tau: “Bukan!”
Cewek: “Abis dia ini siapa? Kok kayaknya namanya familiar yah?”
Cowok sok tau: “Stephen King mah bintang film! Semua juga tau!”

Gramedia Grand Indonesia, didengar oleh pengunjung yang merasa horor bisa jadi komedi.

Ya jelaslah, mereka kan sering olahraga juga…

Adik: “Kakinya kenapa, Mas?”
Kakak: “Kemaren abis main futsal, trus jatuh!”
Adik: “Kok bisa sampe besot gitu?”
Kakak: “Iya, ternyata rumput atletis tuh tajam juga yaa…”

Pejompongan, didengar oleh si adik yang membayangkan bagaimana caranya rumput bisa berotot.

Kalau begitu terus aja berbahasa yang jelek…

CEO: “Wah, kenapa terlambat? susah ya cari alamatnya?”
Orang indo mental bule: “Iya, I could only show the taxi driver your address. saya coba bicara tapi tidak lancar dan dia terus berbicara dalam bahasa Indonesia.”
CEO: “Well, kamu kulitnya juga sawo matang. Of course he thought you speak the language.”
Orang indo mental bule: “Iya, saya tanya lantai kantor ini juga difficult. Bahasa Indonesia saya jelek sekali sampai rasanya kemaluan saya besar sekali.”

Kantor di Jakarta Pusat, didengar para sekretaris yang langsung ingin memberikan les privat ke orang itu.

Pakai saus kacang apalagi!

Teman #1: “Batagor kayaknya enak banget tuh.”
Teman #2: (Sambil melihat teller bank yang beli batagor) “Yang beli batagor yang enak bro…”

BTN Harmoni, didengar oleh teman #1 yang ingin mengiyakan tapi keburu terbahak.

Padahal gak ada tongkat, hmmm… pake apa jadinya?

MC Kawinan: “Sebentar, pemenang akan diumumkan diiringi drumroll dari pemain piano kami!”

Balai Kartini, didengar oleh Kuping Kiri dan Kuping Kanan yang langsung saling berpandangan dan menepuk dahi masing-masing.

Kalau landline itu yang ngesot di tanah…

Teman #1: Wow wirelessnya nyala. Wireless itu yang internetnya ngambang-ngambang di udara, kan?”

Kos di Jakarta, didengar oleh semua teman yang ingin melempar anak itu ke udara.

Trotoar itu tempat buat ngopi dan nyantai…

Teman #1: “Jadi ceritanya Pak X itu jatuh dari motor karena ngindarin anak kecil yang main di trotoar…”
Teman #2: “Gimana bisa, emang motornya naek ke trotoar?”
Teman #1: “Naek gimana, ya di tengah jalan lah”
Teman #3: “Loh…?”
Teman #1: “Iya, di jalannya kan ada trotoarnya. Itu tuh (menunjuk ke bawah) yang buat nyebrang”
Temen #2: “Zebra Cross kale…”
Teman #1: “Hah, kok Zebra Cross sih? (bengong lama) Namanya Zebra Cross ya? Trus yang trotoar itu apa?”

Warung tenda di Pejompongan, didengar oleh semua pengunjung yang meragukan status mahasiwa orang itu.

Curhat colongan?

Pegawai kantor: (serempak) “Wah, pak ketua! Tumben datang!”
Pegawai #1: “Iya nih, tumben pak ketua datang menjambani kita-kita!”

Kantor di Jakarta, didengar oleh semua pegawai yang bingung dengan job desc pegawai #1.

Agak terlalu pasrah ya, mas?

Cowok: “Ya Allah… Kenapa liftnya penuh, ya Allah…”

Didengar oleh seseorang yang benar-benar kagum akan iman cowok itu

Limited edition dong ah!

Cowok modis #1: “Keren banget tuh iPod, pengen beli ah gue!”
Cowok modis #2: “Yah, telat lu. Gua sih udah punya dari lama, tapi iPod gue mereknya Sony.”

Didengar oleh seseorang yang ingin tahu kapan merger itu terjadi.

Utang dari jaman perang ya?

Pria #1: “Ini uang kertas kuno ya?”
Pria #2: “Iya”
Pria #1: “Jual aja ke debt collector…”
Pria #2: (berpikir sebentar) “Kolektor kaleee!”

Didengar oleh seseorang yang langsung ingat tagihan kartu kredit.

Jangan lupa minta cap pak lurah…

Teman #1: “Eh, loe gimana sih, masa gini aja gak bisa ngerjain? Tipis banget sih otak loe!”
Teman #2: “Iya nih, otak gua tipis banget. Sampe-sampe bisa dilaminating!”

Universitas di Jakarta Selatan, didengar oleh seseorang yang bertanya-tanya bagaimana bentuk fisiologis otak orang itu.

Dikasih sekalian ke banyak keluarga aja…

Mahasiswi #1: “Gila ya, banyak banget kasus mutilasi…”
Mahasiswi #2: “Iya, sadis banget. Kalo dimutilasi kan jadi susah adopsinya.”

Universitas di Depok, didengar oleh seseorang yang ingin mengadopsi mahasiswi #2 dan menerbangkan dia ke Timbuktu.

Yang penting goyangannya…

Cewek: (sambil memegang portable bluetooth) “Kok kecil sih?”
Cowok: “Ini versi terbaru, kenapa?”
Cewek: “Punya gua lebih panjang…”

Didengar oleh teman yang ingin tahu kelamin sebenarnya si cewek.

16 January 2009

Mama juga gak suka-suka amat kok…

Anak perempuan: “Ma, yang namanya buah zakar itu yang mana sih? Dedek kok belum pernah ngerasain?”

Di dalam angkot di Jakarta, didengar oleh penumpang yang tidak jadi turun karena penasaran ingin dengar jawaban sang ibu.

Makasih ya mbak, atas infonya…

Saat sedang menunggu hujan reda saat makan siang. Seorang perempuan bertubuh subur memasuki gedung.
Teman: “Mbak, hujannya gede gak?”
Perempuan bertubuh subur: “Yang gede itu saya.”

Graha Mobisel, didengar oleh teman-teman yang membuka payung untuk menyembunyikan tawa.

Leave a Reply