<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Kubanggajah's Weblog</title>
	<atom:link href="http://kubanggajah.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kubanggajah.wordpress.com</link>
	<description>bukan blog biasa</description>
	<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 04:31:57 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=MU</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>referensi buat yang mau jadi pejabat</title>
		<link>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/27/referensi-buat-yang-mau-jadi-pejabat/</link>
		<comments>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/27/referensi-buat-yang-mau-jadi-pejabat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 04:31:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kubanggajah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[info]]></category>

		<category><![CDATA[sekitar kita]]></category>

		<category><![CDATA[daftar gaji pejabat dulu]]></category>

		<category><![CDATA[fasilitas wakil rakyat]]></category>

		<category><![CDATA[tunjangan dan gaji pejabat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kubanggajah.wordpress.com/?p=265</guid>
		<description><![CDATA[
Daftar Gaji Pejabat RI 2004-2009


Referensi Bagi yang mau jadi pejabat


Inilah daftar gaji dan tunjangan yang diterima anggota DPR per bulan
Data ini dikeluarkan oleh bagian anggaran tertanggal 22 februari 2005.
Fasilitas anggota DPR RI, 2004-2009
A. Gaji pokok dan tunjangan
1. Rp 4.200.000/bulan
2. tunjangan
a. Jabatan Rp 9.700.000/ bulan
b. Uang paket Rp 2.000.000/bulan
c. Beras Rp 30.090/jiwa/bulan
d. Keluarga:
suami/istri (10% X Gaji [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="font-family:Microsoft Sans Serif;font-size:x-small;"></p>
<div>Daftar Gaji Pejabat RI 2004-2009</div>
<div></div>
<div>
<p><strong><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;"><span style="font-weight:bold;font-size:12pt;">Referensi Bagi yang mau jadi pejabat</span></span></strong></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;"></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;"></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;"><span style="font-size:12pt;">Inilah daftar gaji dan tunjangan yang diterima anggota DPR per bulan<br />
Data ini dikeluarkan oleh bagian anggaran tertanggal 22 februari 2005.</p>
<p>Fasilitas anggota DPR RI, 2004-2009</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;"><span style="font-size:12pt;"><strong>A. Gaji pokok dan tunjangan</strong><br />
1. Rp <strong>4.200.000</strong>/bulan<br />
2. tunjangan<br />
a. Jabatan Rp <strong>9.700.000</strong>/ bulan<br />
b. Uang paket Rp <strong>2.000.000</strong>/bulan<br />
c. Beras Rp <strong>30.090</strong>/jiwa/bulan<br />
d. Keluarga:<br />
suami/istri (10% X Gaji pokok Rp 420.000/bln)<br />
anak (25 X Gaji pokok Rp 84.000/jiwa/bulan)<br />
e. Khusus pph, pasal 21 Rp 2.699.813</p>
<p><strong>B. Penerimaan lain-lain<br />
</strong>1. Tunjangan kehormatan Rp <strong>3.720.000</strong>/bulan<br />
2. Komunikasi intensif Rp <strong>4.140.000</strong>/bulan<br />
3. Bantuan langganan listrik dan telepon Rp 4.000.000<br />
4. Pansus Rp 2.000.000/undang-undang per paket<br />
5. Asisten anggota (1 orang Rp 2.250.000/bulan)<br />
6. Fasilitas kredit mobil Rp 70.000.000/orang/per periode</p>
<p><strong>C. Biaya perjalanan</strong><br />
1. Paket pulang pergi sesuai daerah tujuan masing-masing<br />
2. Uang harian:<br />
a. Daerah tingkat I Rp 500.000/hari<br />
b. Derah tingkat II Rp 400.000/hari<br />
3. Uang representasi:<br />
a. Daerah Tingkat I Rp 400.000<br />
b. Daerah Tingkat II Rp 300.000<br />
(keterangan: lamanya perjalanan sesuai program kerja, dan sebanyak-banyaknya 7 hari untuk kunjungan kerja per orangan, dan 5 hari untuk kunjungan kerja tim komisi/gabungan komisi)</p>
<p><strong>D. Rumah jabatan</strong><br />
1. Anggaran pemeliharaan<br />
- RJA Kalibata, Jakarta Selatan Rp 3.000.000/rumah/tahun<br />
- RJA Ulujami, Jakarta Barat Rp 5.000.000/rumah/tahun<br />
2. Perlengkapan rumah lengkap</p>
<p><strong>E. Perawatan kesehatan uang duka dan biaya pemakaman<br />
1. Biaya pengobatan (oleh PT Askes)<br />
</strong>- Anggota DPR, suami/anak kandung/istri dan atau anak angkat dari anggota<br />
yang bersangkutan.<br />
- Jangkauan pelayanan nasional:<br />
&gt; Di provider diseluruh Indonesia yang ditunjuk termasuk provider ekslusif untuk rawat jalan dan rawat inap.</p>
<p><strong>2. Uang duka :<br />
</strong> -wafat (3 bulan X gaji)<br />
-tewas (6 bulan x gaji)<br />
3. Biaya pemakaman Rp 1.050.000/orang</p>
<p>F. Pensiunan<br />
1. Uang pensiun (60% x gaji pokok) Rp 2.520.000/bulan<br />
2. Tunjangan beras Rp 30.090/jiwa/bulan</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Daftar penghasilan pejabat negara per bulan, yang dikeluarkan bagian anggaran keuangan tertanggal 28 Januari 2005.</p>
<p>Presiden:<br />
Gaji pokok Rp <strong>30.240.000</strong><br />
Tunjangan jabatan Rp <strong>32.500.000</strong><br />
Total Rp <strong>62.740.000.</strong></p>
<p>Wakil Presiden:<br />
Gaji Pokok Rp <strong>20.160.000</strong><br />
Tunjangan jabatan Rp <strong>22.000.000</strong><br />
Total Rp <strong>42.160.000</strong></p>
<p>Ketua DPR:<br />
Gaji pokok Rp <strong>5.040.000</strong><br />
Tunjangan jabatan Rp <strong>18.900.000</strong><br />
Uang paket Rp <strong>2.000.000</strong><br />
Komunikasi Intensif Rp <strong>4.968.000</strong><br />
Total Rp <strong>30.908.000</strong></p>
<p>Ketua Mahkamah Agung (MA):<br />
Gaji pokok Rp <strong>5.040.000</strong><br />
Tunjangan jabatan Rp <strong>18.900.000</strong><br />
Uang paket Rp <strong>450.000</strong><br />
Total Rp <strong>24.390.000</strong></p>
<p>Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK):<br />
Gaji pokok Rp <strong>5.040.000</strong><br />
Tunjangan jabatan Rp <strong>18.900.000</strong><br />
Total Rp <strong>23.940.000</strong></p>
<p>Wakil Ketua DPR:<br />
Gaji pokok Rp <strong>4.620.000<br />
</strong>Tunjangan jabatan Rp <strong>15.600.000</strong><br />
Uang paket Rp 2<strong>.000.000</strong><br />
Komunikasi Intensif Rp <strong>4.554.000</strong><br />
Total Rp <strong>26.774.000</strong></p>
<p>Wakil Ketua MA:<br />
Gaji pokok Rp <strong>4.620.000</strong><br />
Tunjangan jabatan Rp <strong>15.600.000</strong><br />
Uang paket Rp 45<strong>0.0000</strong><br />
Total Rp <strong>20.670.000</strong></p>
<p>Wakil Ketua BPK:<br />
Gaji pokok Rp <strong>4.620.000</strong><br />
Tunjangan jabatan Rp <strong>15.600.000</strong><br />
Total Rp <strong>20.220.000</strong><br />
(<span style="font-family:MS Sans Serif;font-size:x-small;">Capek nge-bold-innya, lihat en&#8217; dramitisir sendiri deh</span>)</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;"><span style="font-size:12pt;"><br />
Ketua Muda MA:<br />
Gaji pokok Rp 4.410.000<br />
Tunjangan jabatan Rp 10.100.000<br />
Uang paket Rp 450.000<br />
Total Rp 14.960.000</p>
<p>Anggota DPR sebagai Ketua Komisi atau Badan:<br />
Gaji pokok Rp 4.200.000<br />
Tunjangan jabatan Rp 9.700.000<br />
Uang paket Rp 2.000.000<br />
Tunjangan kehormatan Rp 4.460.000<br />
Komunikasi Intensif Rp 4.140.000<br />
Bantuan listrik Rp 4.000.000<br />
Total Rp 28.500.000</p>
<p>Anggota DPR sebagai Wakil Ketua Komisi atau Badan:<br />
Gaji pokok Rp 4.200.000<br />
Tunjangan jabatan Rp 9.700.000<br />
Uang paket Rp 2.000.000<br />
Tunjangan kehormatan Rp 4.300.000<br />
Komunikasi Intensif Rp 4.410.000<br />
Bantuan listrik Rp 4.000.000<br />
Total Rp 28.340.000</p>
<p>Anggota DPR sebagai Anggota Komisi atau Badan:<br />
Gaji pokok Rp 4.200.000<br />
Tunjangan jabatan Rp 9.700.000<br />
Uang paket Rp 2.000.000<br />
Tunjangan kehormatan Rp 3.720.000<br />
Komunikasi Intensif Rp 4.410.000<br />
Bantuan listrik Rp 4.000.000<br />
Total Rp 27.760.000</p>
<p>Anggota MA:<br />
Gaji pokok Rp 4.200.000<br />
Tunjangan jabatan Rp 9.700.000<br />
Uang paket Rp 450.000<br />
Total Rp 14.350.000</p>
<p>Anggota BPK<br />
Gaji pokok Rp 4.200.000<br />
Tunjangan jabatan Rp 9.700.000<br />
Total Rp 13.900.000</p>
<p>Menteri Negara, Jaksa Agung, Panglima TNI dan pejabat lain yang setingkat atau disetarakan dengan Menteri Keuangan:<br />
Gaji pokok Rp 5.040.000<br />
Tunjangan jabatan Rp 13.608.000<br />
Total Rp 18.648.000</p>
<p>Kepala Daerah Provinsi:<br />
Gaji pokok Rp 3.000.000<br />
Tunjangan jabatan Rp 5.400.000<br />
Total Rp 8.400.000</p>
<p>Wakil Kepala Daerah Provinsi:<br />
Gaji pokok Rp 2.400.000<br />
Tunjangan jabatan Rp 4.320.000<br />
Total Rp 6.720.000</p>
<p>Kepala Daerah Kabupaten/kota:<br />
Tunjangan pokok Rp 2.100.000<br />
Tunjangan jabatan Rp 3.780.000<br />
Total Rp 5.880.000</p>
<p>Wakil Kepala Daerah<br />
Gaji pokok Rp 1.800.000<br />
Tunjangan jabatan Rp 3.240.000<br />
Total Rp 5.040.000</p>
<p>Daftar ini dikeluarkan oleh Bagian Anggaran Departemen Keuangan, ditandatangi pada tanggal 28 januari 2005 sebelum disesuaikan dengan anggaran kenaikan APBN 2006 </span></span></div>
<p></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kubanggajah.wordpress.com/265/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kubanggajah.wordpress.com/265/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kubanggajah.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kubanggajah.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kubanggajah.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kubanggajah.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kubanggajah.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kubanggajah.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kubanggajah.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kubanggajah.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kubanggajah.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kubanggajah.wordpress.com/265/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kubanggajah.wordpress.com&blog=3637659&post=265&subd=kubanggajah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/27/referensi-buat-yang-mau-jadi-pejabat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>pemilu, kini saatnya dukun bertindak</title>
		<link>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/27/pemilu-kini-saatnya-dukun-bertindak/</link>
		<comments>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/27/pemilu-kini-saatnya-dukun-bertindak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 04:29:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kubanggajah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[info]]></category>

		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<category><![CDATA[sekitar kita]]></category>

		<category><![CDATA[dukun jadi pemimpin]]></category>

		<category><![CDATA[pemilu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kubanggajah.wordpress.com/?p=263</guid>
		<description><![CDATA[Nampaknya hajatan pemilihan kepala daerah di Indonesia perlu dilihat
dengan pendekatan fenomenologi. Beberapa waktu yang lalu kita
disajikan dengan berita seorang penyanyi dangdut yang mencalonkan diri
menjadi wakil walikota Serang, Banten, meskipun saya agak sedikit
miris melihat fenomena seperti ini. Bukan saya mau meremehkan
&#8220;niat baik&#8221; mereka untuk –katanya– mencoba memperbaikin kondisi
masyarakat dengan menjadi pemimpin. But so far yang saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Nampaknya hajatan pemilihan kepala daerah di Indonesia perlu dilihat<br />
dengan pendekatan fenomenologi. Beberapa waktu yang lalu kita<br />
disajikan dengan berita seorang penyanyi dangdut yang mencalonkan diri<br />
menjadi wakil walikota Serang, Banten, meskipun saya agak sedikit<br />
miris melihat fenomena seperti ini. Bukan saya mau meremehkan<br />
&#8220;niat baik&#8221; mereka untuk –katanya– mencoba memperbaikin kondisi<br />
masyarakat dengan menjadi pemimpin. But so far yang saya tahu –sebagai<br />
orang yang masih awam– bahwa syarat menjadi seorang pemimpin itu adalah yang memiliki kemampuan baik fisik maupun akal, bukan cuma sekedar mau dan niat &#8220;ikhlas&#8221; ingin memperbaiki, apalagi kalau tidak punya pengalaman sama sekali dalam masalah politik…(secara kerjaannya<br />
sehari-hari nyanyi gitu loh…). Saya tidak lagi mempermasalahkan posisi<br />
dia sebagai artis atau dokter atau apa sajalah, yang penting adalah<br />
dia punya kemampuan dan bukan aji mumpung. Karena satu hal yang perlu<br />
diperhatikan dan pastinya ini disepakati oleh orang banyak yaitu,<br />
menjadi pemimpin bukanlah sebuah hal yang mudah. Apalagi dengan adanya<br />
&#8220;piring-piring kotor&#8221; dari masa kepemimpinan sebelumnya yang harus dicuci.</p>
<p>Lain di <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Banten</span>, lain lagi di <span class="yshortcuts" style="border-bottom:medium none;background:transparent none repeat scroll 0 50%;cursor:pointer;">Bogor</span>. Tidak salah saya tulis &#8220;Kini<br />
saatnya dukun bertindak&#8221;. Saya kaget mendengar berita pagi ini di<br />
salah satu stasiun TV yang mengabarkan bahwa Ki Gendeng Pamungkas yang<br />
notabene seorang dukun, hendak mencalonkan diri menjadi wakil walikota<br />
Bogor. Hal itu dia lakuakn setelah bertapa di <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;background:transparent none repeat scroll 0 50%;cursor:pointer;">Kebun Raya Bogor</span> dan<br />
merasa yakin kelak akan memenangkan <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;background:transparent none repeat scroll 0 50%;cursor:pointer;">Pilkada Bogor</span>. Jujur, rasanya saya<br />
mau tertawa terbahak-bahak mendengar berita itu –orang mana yang tidak<br />
merasa lucu mendengar berita itu, mungkin dia dapat wangsit dari jin<br />
penghuni Kebun Raya Bogor– tapi mulut saya tidak sanggup tertawa<br />
karena lebih dulu merasa&#8230;yah tak karuan lah rasanya. Mau marah, tapi<br />
tidak tahu marah pada siapa, mau kecewa juga sama<br />
siapa….MasyaAllah… .apajadinya suatu kaum dipimpin oleh dukun? Orang<br />
yang secara terang-terangan bersekutu dengan jin dan jelas hal ini<br />
merupakan perbuatan musyrik. &#8220;Siapa yang mendatangi peramal/dukun,<br />
lalu bertanya kepadanya tentang sesuatu, niscaya shalatnya tidak<br />
diterima selama empat puluh hari&#8221;(Hadits Riwayat Muslim, kitab<br />
As-Salam 2230) &#8220;Siapa yang mendatangi dukun, lalu membenarkan<br />
ucapannya, berarti ia telah kufur dengan apa yang diturunkan kepada<br />
Muhammad&#8221;(Hadits Riwayat At-Tirmidzi, kitab Ath-Thaharah 135, Ibnu<br />
Majah, kitab Ath-Thaharah 639, Ahmad dalam Al-Musnad 9252).</p>
<p>Mungkin sebagian orang akan beranggapan, &#8220;biar saja Si Gendeng<br />
Pamungkas mencalonkan diri jadi wakil walikota, toh baru mencalonkan,<br />
belum tentu menang. Lagi pula itu hak asasi dia, tidak ada perbedaan<br />
antara dukun, politisi, atau artis dalam kedudukannya sebagai warga<br />
negara&#8221;. Ini dia satu lagi masalah pemikiran. Sebenarnya sih masalah<br />
seperti ini bisa saja dianggap tidak penting bagi sebagian orang, tapi<br />
menurut saya, ini adalah salah satu bibit pendangkalan akidah. Kalau<br />
orang Kristen yang mencalonkan diri sebagai wakil walikota ataupun<br />
walikotanya, memang itu juga suatu hal yang memprihatinkan, tapi kan<br />
sudah jelas dia orang kafir yang mungkin masyarakat awam pun tahu<br />
bahwa dia adalah &#8220;orang yang tidak akan masuk surga&#8221;—yah bahasa<br />
gampangnya gitu deh—. Tapi kalau sudah dukun yang bertindak, lain<br />
masalahnya. Di Indonesia ini masyarakat awam masih banyak yang senang<br />
dengan klenik dan perdukunan, hal ini akan membuka lagi peluang naik<br />
pamornya para dukun sekaligus pendangkalan akidah. Tapi semoga dugaan<br />
saya ini salah, dan semoga masyaraat semakin kuat akidahnya dengan<br />
adanya cobaan-cobaan semacam ini. Allah al-Musta&#8217;an.</p>
<p>www.risalaty. multiply. com</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kubanggajah.wordpress.com/263/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kubanggajah.wordpress.com/263/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kubanggajah.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kubanggajah.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kubanggajah.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kubanggajah.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kubanggajah.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kubanggajah.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kubanggajah.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kubanggajah.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kubanggajah.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kubanggajah.wordpress.com/263/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kubanggajah.wordpress.com&blog=3637659&post=263&subd=kubanggajah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/27/pemilu-kini-saatnya-dukun-bertindak/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>benarkah teks proklamasi menyimpang??</title>
		<link>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/24/benarkah-teks-proklamasi-menyimpang/</link>
		<comments>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/24/benarkah-teks-proklamasi-menyimpang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Aug 2008 05:02:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kubanggajah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[akhirat]]></category>

		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[info]]></category>

		<category><![CDATA[islam]]></category>

		<category><![CDATA[pemuda]]></category>

		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<category><![CDATA[sekitar kita]]></category>

		<category><![CDATA[penghianatan terhadap islam]]></category>

		<category><![CDATA[proklamasi yang menyimpang??]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kubanggajah.wordpress.com/?p=259</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Ihsan Tandjung
Tidak banyak di antara generasi muda di Indonesia yang mengetahui bahwa  sebenarnya ada problem mendasar di sekitar peristiwa proklamasi Republik  Indonesia. Adalah seorang tokoh sejarah bernama KH Firdaus  AN yang menyingkap terjadinya pengkhianatan terhadap Islam  menjelang, saat, dan setelah kemerdekaan. Menurut beliau semestinya ada sebuah  koreksi sejarah yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><em>Oleh <strong>Ihsan Tandjung</strong></em></p>
<p>Tidak banyak di antara generasi muda di Indonesia yang mengetahui bahwa  sebenarnya ada problem mendasar di sekitar peristiwa proklamasi Republik  Indonesia. Adalah seorang tokoh sejarah bernama <em><strong>KH Firdaus  AN</strong></em> yang menyingkap terjadinya pengkhianatan terhadap Islam  menjelang, saat, dan setelah kemerdekaan. Menurut beliau semestinya ada sebuah  koreksi sejarah yang dilakukan oleh ummat Islam. Koreksi sejarah tersebut  menyangkut pembacaan teks proklamasi yang setiap tahun dibacakan dalam upacara  kenegaraan.</p>
<p>Dalam penjelasan ensiklopedia bebas wikipedia, naskah proklamasi ditulis  tahun 05 karena sesuai dengan tahun Jepang yang kala itu adalah tahun 2605.<br />
Berikut isi teks proklamasi yang disusun oleh duet Soekarno-Hatta:</p>
<p><strong><em>Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan  Indonesia.<br />
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l.,  diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang  sesingkat-singkatnj a.</em></strong></p>
<p><strong><em>Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05 Atas nama bangsa Indonesia.<br />
Soekarno/Hatta</em></strong></p>
<p>Teks tersebut merupakan hasil ketikan Sayuti Melik (atau Sajoeti Melik),  salah seorang tokoh pemuda yang ikut andil dalam persiapan proklamasi.</p>
<p>Proklamasi kemerdekaan itu diumumkan di rumah Bung Karno, jl. Pegangsaan  Timur No. 56 Jakarta, pada 17 Agustus 1945, hari Jum&#8217;at, bulan Ramadhan, pukul  10.00 pagi.</p>
<p>Kritik KH Firdaus AN terhadap teks Proklamasi di atas:</p>
<p>1. Teks Proklamasi seperti tersebut di atas jelas <strong><em>melanggar  konsensus</em></strong>, atau kesepakatan bersama yang telah ditetapkan oleh  BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) pada 22  Juni 1945.</p>
<p>2. Yang ditetapkan pada 22 Juni 1945 itu ialah, bahwa teks <strong><em>Piagam  Jakarta harus dijadikan sebagai Teks Proklamasi atau Deklarasi Kemerdekaan  Indonesia.<br />
</em></strong></p>
<p>3. Alasan atau dalih Bung Hatta seperti diceritakan dalam bukunya Sekitar  Proklamasi hal. 49, bahwa pada malam tanggal 16 Agustus 1945 itu, &#8216;Tidak seorang  di antara kami yang mempunyai teks yang resmi yang dibuat pada tanggal 22 Juni  1945, yang sekarang disebut Piagam Jakarta, &#8216; tidak dapat diterima, karena telah  melanggar kaidah-kaidah sejarah yang harus dijunjung tinggi. <strong><em>Mengapa  mereka tidak mengambil teks yang resmi itu di rumah beliau di Jl. Diponegoro  yang jaraknya cukup dekat, tidak sampai dua menit perjalanan?</em></strong> Mengapa mereka bisa ke rumah Mayjend.<br />
Nisimura, penguasa Jepang yang telah  menyerah dan menyempatkan diri untuk bicara cukup lama malam itu, tapi untuk  mengambil teks Proklamasi yang resmi dan telah disiapkan sejak dua bulan  sebelumnya mereka tidak mau? Sungguh tidak masuk akal jika esok pagi Proklamasi  akan diumumkan,<br />
jam dua malam masih belum ada teksnya. Dan akhirnya teks itu  harus dibuat terburu-buru, ditulis tangan dan penuh dengan coretan,<br />
seolah-olah Proklamasi yang amat penting bagi sejarah suatu bangsa itu  dibuat terburu-buru tanpa persiapan yang matang!</p>
<p>4. Teks Proklamasi itu bukan hanya ditandatangani oleh 2 (dua)<br />
orang  tokoh nasional (Soekarno-Hatta) , tetapi harus ditanda-tangani oleh 9 (sembilan)  orang tokoh seperti dicantum dalam Piagam Jakarta. Keluar dan menyimpang dari  ketentuan tersebut tadi adalah manipulasi dan penyimpangan sejarah yang mestinya  harus dihindari. <strong><em>Teks itu tidak otentik dan tidak dapat  dipertanggungjawabk an kebenarannya.</em></strong> Deklarasi Kemerdekaan Amerika  saja ditandatangani oleh lebih dari 5 (lima) orang tokoh.</p>
<p>5. Teks Proklamasi itu terlalu pendek, hanya terdiri dari dua alinea yang  sangat ringkas dan hampa, tidak aspiratif. Ya, <strong><em>tidak mencerminkan  aspirasi bangsa Indonesia; tidak mencerminkan cita-cita yang dianut oleh  golongan terbesar bangsa ini, yakni para penganut agama Islam</em></strong>. Tak  heran banyak pemuda yang menolak teks Proklamasi yang dipandang gegabah itu. Tak  ada di dunia, teks Proklamasi atau deklarasi kemerdekaan yang tidak mencerminkan  aspirasi bangsanya. Teks Proklamasi itu manipulatif dan merupakan distorsi  sejarah, karena tidak sesuai dengan fakta yang ada di lapangan. Dalam sejarah  tak ada kata maaf, karena itu harus diluruskan kembali teks Proklamasi yang  asli. Adapun teks Proklamasi yang otentik, yang telah disepakati bersama oleh  BPUPKI pada 22 Juni 1945 itu sesuai dengan teks atau lafal Piagam Jakarta.<br />
Jelasnya, teks proklamasi itu haruslah berbunyi seperti di bawah ini:</p>
<p><strong><em>PROKLAMASI </em></strong></p>
<p><strong><em>Bahwa kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu,  maka penjajahan di atas dunia ini harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan  perikemanusiaan dan peri keadilan. Dan perjuangan kemerdekaan Indonesia telah  sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan  rakyat Indonesia ke pintu gerbang Negara Indonesia, yang merdeka, bersatu,  berdaulat, adil dan makmur. Atas berkat Rahmat Allah Yang Maha Kuasa, dan  didorong oleh keinginan luhur,<br />
supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas,  maka dengan ini rakyat Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Kemudian dari pada  itu, untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia, yang melindungi segenap  bangsa Indonesia, dan seluruh tumpah darah Indonesia, dan untuk memajukan  kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan  ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan  sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan dalam suatu susunan negara  Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat, dengan berdasarkan kepada  ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syari&#8217;at Islam bagi pemeluknya, menurut  dasar kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan  yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan serta  dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat  Indonesia.</em></strong></p>
<p><strong><em>Jakarta, 22 Juni 1945</em></strong></p>
<p><strong><em>Ir. Soekarno, Drs. Muhammad Hatta, Mr. Ahmad Soebardjo, Abikusno  Tjokrosujoso, A.A. Maramis, Abdul Kahar Muzakir, H. Agus Salim, KH.<br />
Wahid  Hasjim, Mr. Muh Yamin.</em></strong></p>
<p>KH Firdaus AN mengusulkan supaya dilakukan koreksi sejarah. Untuk  selanjutnya, demi menghormati musyawarah BPUPKI yang telah bekerja keras  mempersiapkan usaha persiapan kemerdekaan Indonesia, maka semestinya pada setiap  peringatan kemerdekaan RI tidak lagi dibacakan teks proklamasi ”darurat” susunan  BK-Hatta. Hendaknya kembali kepada orisinalitas teks proklamasi yang otentik  seperti tercantum dalam Piagam Jakarta 22 Juni 1945 di atas.</p>
<p>Benarlah Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam yang mensinyalir bahwa  dekadensi ummat terjadi secara gradual. Didahului pertama kali oleh terurainya  ikatan Islam berupa simpul hukum (aspek kehidupan sosial-kenegaraan) . Tanpa  kecuali ini pula yang menimpa negeri ini. Semenjak sebagian founding fathers  negeri ini tidak berlaku ”amanah” sejak hari pertama memproklamirkan kemerdekaan  maka diikuti dengan terurainya ikatan Islam lainnya sehingga dewasa ini kita  lihat begitu banyak orang bahkan terang-terangan meninggalkan kewajiban sholat.  Mereka telah mencoret kata-kata ”syariat Islam” dari teks proklamasi. Bahkan  dalam teks proklamasi ”darurat” tersebut nama Allah ta’aala saja tidak  dicantumkan, padahal dibacakan di bulan suci Ramadhan..! Seolah kemerdekaan yang  diraih bangsa Indonesia tidak ada kaitan dengan pertolongan Allah  ta’aala&#8230;!</p>
<p class="ArabCenter">عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ  لَيُنْقَضَنَّ عُرَى الْإِسْلَامِ عُرْوَةً عُرْوَةً فَكُلَّمَا انْتَقَضَتْ  عُرْوَةٌ تَشَبَّثَ النَّاسُ بِالَّتِي تَلِيهَا وَأَوَّلُهُنَّ نَقْضًا الْحُكْمُ  وَآخِرُهُنَّ الصَّلَاةُ</p>
<p><em>“Sungguh akan terurai ikatan Islam simpul demi simpul. Setiap satu simpul  terlepas maka manusia akan bergantung pada simpul berikutnya. Yang paling awal  terurai adalah hukum dan yang paling akhir adalah sholat.” (HR Ahmad  45/134)</em></p>
<p><em></em></p>
<p><a rel="nofollow" href="http://www.eramuslim.com/atk/pii/8810160307-penyimpangan-sekitar-teks-proklamasi-ri.htm" target="_blank">http://www.eramusli m.com/atk/ pii/8810160307- penyimpangan- sekitar-teks- proklamasi- ri.htm</a></p>
<p></span></div>
<p><!--~-|**|PrettyHtmlStart|**|-~--><span style="color:white;">__._,_.___</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kubanggajah.wordpress.com/259/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kubanggajah.wordpress.com/259/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kubanggajah.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kubanggajah.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kubanggajah.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kubanggajah.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kubanggajah.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kubanggajah.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kubanggajah.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kubanggajah.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kubanggajah.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kubanggajah.wordpress.com/259/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kubanggajah.wordpress.com&blog=3637659&post=259&subd=kubanggajah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/24/benarkah-teks-proklamasi-menyimpang/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;islam belatung&#8221;</title>
		<link>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/12/islam-belatung/</link>
		<comments>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/12/islam-belatung/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2008 14:57:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kubanggajah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[info]]></category>

		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<category><![CDATA[sekitar kita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kubanggajah.wordpress.com/?p=251</guid>
		<description><![CDATA[Saya sangat khawatir dengan perkembangan &#8220;Islam Belatung&#8221; yang cukup pesat sekarang ini. Yang saya maksud dengan &#8220;Islam Belatung&#8221; adalah Islam yang digambarkan melalui cerita teror-horor seperti &#8220;belatung keluar dari perut si fulan karena melakukan dosa anu&#8221; atau kuburan tak mau menerima jasad sifulan karena dosa anu&#8221; dan cerita2 semacamnya. Maaf jika istilah saya untuk menggambarkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="font-family:Arial;color:navy;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;color:navy;font-family:Arial;" lang="DE">Saya sangat khawatir dengan perkembangan &#8220;Islam Belatung&#8221; yang cukup pesat sekarang ini. Yang saya maksud dengan &#8220;Islam Belatung&#8221; adalah Islam yang digambarkan melalui cerita teror-horor seperti &#8220;belatung keluar dari perut si fulan karena melakukan dosa anu&#8221; atau kuburan tak mau menerima jasad sifulan karena dosa anu&#8221; dan cerita2 semacamnya. Maaf jika istilah saya untuk menggambarkan &#8216;Islam&#8217; yang disampaikan dengan cara itu cukup kasar, sebab saya<br />
kira cerita2 demikian sesungguhnya dusta dan hanya menodai kesucian dan kemurnian Islam yang &#8220;sejati&#8221;.</p>
<p>Cerita2 itu sekadar sampah, yang karena ketidaktahuan umat Islam, kemudian menjadi seolah-olah kisah agung yang wajib diketahui semua muslim yang saleh..</p>
<p>Sekitar dua-tiga tahun lalu, saya masih ingat persis seorang teman yang juga alumni HMI Bogor pernah bercerita kepada saya. Dia waktu itu reporter majalah Gatra dan sedang ditugaskan untuk menginvestigasi majalah Hidayah-Intisari Islam, sebab majalah tsb dianggap fenomenal.<br />
Dalam arti, oplag-nya besar meskipun usianya relatif baru beberapa tahun.</p>
<p>Ketika datang ke kantor majalah Hidayah, ia sempat kebingungan karena tempat yang didatangi ternyata kantor tabloid Pop, tabloid porno. Hampir balik lagi karena menyangka salah alamat, ia tanya orang2 di tempat itu.<br />
Ealah&#8230; ternyata kantor Hidayah letaknya juga di tempat yang sama. Ia penasaran, mengapa tabloid dari &#8216;aliran&#8217; berbeda bisa menempati kantor yang sama? Selidik punya selidik, ternyata penerbit keduanya sama, yaitu PT.Varia Pop Nusantara.</p>
<p></span></span><span style="font-family:Arial;color:navy;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;color:navy;font-family:Arial;">Setelah mendengar cerita dia, saya cek dengan melihat nama penerbit pada majalah dan tabloid tsb.<br />
Astaghfirullah, ternyata sama&#8230; PT Varia Pop Nusantara. Silakan teman2 juga cek langsung. Teman saya juga sempat bertanya kepada pimred Hidayah waktu itu, apakah cerita yang ditampilkan dalam Hidayah benar adanya.<br />
Dijawab, bahwa cerita2 tsb diperoleh reporter Hidayah dari masyarakat.<br />
Benar tidaknya wallahu a&#8217;lam!</p>
<p>Kesimpulan saya:<br />
1. Karena penerbitnya sama, sebenarnya tujuan Hidayah dan Pop juga sama, yakni, mencari untung sebesar2nya. Bedanya, Pop membidik pasar pria2 mesum, sedangkan Hidayah mentargetkan pasar kaum muslim kebanyakan. Saya tidak tahu seberapa besar jumlah pria mesum yang suka Pop. Tetapi, jumlah kaum muslim yang bisa dipikat dengan cerita2 horor yang ditampilkan Hidayah, saya yakin sangat banyak. Terbukti, Hidayah dibeli banyak orang.<br />
2. Strategi yang digunakan penerbit tsb adalah &#8220;mengalalkan segala cara&#8221;. Porno atau &#8216;Islami&#8217;, selama itu menguntungkan, sikat teruss&#8230;<br />
3. Ada kemungkinan, keuntungan dari Hidayah digunakan untuk mensubsidi Pop&#8230; (Pop butuh subsidi karena kalah bersaing dengan media porno sejenis, menurut info seorang teman yang lain). Jadi kalau kita beli Hidayah, sama saja mensupport Pop.<br />
4.Asumsi saya, siapapun dibalik majalah Pop adalah manusia bejat moral.<br />
Tidak logis jika manusia semacam itu, melalui majalah Hidayah-nya, punya niat baik untuk mendakwahkan Islam yang benar.<br />
5.Majalah Hidayah adalah majalah tipu2 dan menyesatkan umat Islam.<br />
Demikian pula majalah sejenis yang akhir2 ini bermunculan. Saya bertanya-tanya, apakah kyai2 kita tidak tahu hal ini? Dalam rubrik konsultasi majalah Hidayah, salah satu pengisinya adalah Kyai Ali Yafie, kyai sepuh yang tak diragukan lagi kualitas keilmuannya terutama dalam bidang ilmu fiqih. (Dalam versi Hidayah sekarang, juga ada Ust Arifin Ilham ulama2 lain yang cukup terkenal). </span></span></p>
<p><span style="font-family:Arial;color:navy;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;color:navy;font-family:Arial;">Saya tidak pernah mendengar Nabi mengajarkan Islam dengan cerita2 horor. Kalaupun ada dalam Quran hanyalah cerita2 tentang neraka, tak lebih dari itu. Islam yang disampaikan Nabi adalah Islam yang penuh hikmah dan mauidzah.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Arial;color:navy;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;color:navy;font-family:Arial;"> </span></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kubanggajah.wordpress.com/251/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kubanggajah.wordpress.com/251/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kubanggajah.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kubanggajah.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kubanggajah.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kubanggajah.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kubanggajah.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kubanggajah.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kubanggajah.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kubanggajah.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kubanggajah.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kubanggajah.wordpress.com/251/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kubanggajah.wordpress.com&blog=3637659&post=251&subd=kubanggajah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/12/islam-belatung/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>ini dia wakil rakyat penerima dana BLBI</title>
		<link>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/12/ini-dia-wakil-rakyat-penerima-dana-blbi/</link>
		<comments>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/12/ini-dia-wakil-rakyat-penerima-dana-blbi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2008 14:37:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kubanggajah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[info]]></category>

		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<category><![CDATA[sekitar kita]]></category>

		<category><![CDATA[anggota dewan terhormat]]></category>

		<category><![CDATA[antrian panjang koruptor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kubanggajah.wordpress.com/?p=238</guid>
		<description><![CDATA[Kompas,  28 Juli 2008
Berikut ini adalah nama-nama anggota Komisi IX (Komisi Perbankan dan
Keuangan) DPR periode 1999-2004 yang menerima aliran dana Yayasan
Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) seperti diungkap tersangka
Hamka Yamdhu (anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar) di Pengadilan
Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Senin (28/7).
Uang diserahkan di ruangan anggota DPR masing-masing, saat sedang ada
rapat, istirahat, dan lain-lain. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kompas,  28 Juli 2008</p>
<p>Berikut ini adalah nama-nama anggota Komisi IX (Komisi Perbankan dan<br />
Keuangan) DPR periode 1999-2004 yang menerima aliran dana Yayasan<br />
Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) seperti diungkap tersangka<br />
Hamka Yamdhu (anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar) di Pengadilan<br />
Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Senin (28/7).</p>
<p>Uang diserahkan di ruangan anggota DPR masing-masing, saat sedang ada<br />
rapat, istirahat, dan lain-lain. Terkadang, para anggota itu yang<br />
menemui Hamka Yamdhu di ruangannya. Namun, Hamka tidak tahu apakah<br />
uang itu terkait masalah BLBI atau UU.</p>
<p>Fraksi Golkar:</p>
<p>1. TM Nurlif Rp 250 juta<br />
2. Baharudin Aritonang (sekarang anggota BPK) Rp250 juta,<br />
3. Anthony Zeidra Abidin. Hamka tidak tahu besar uang yang diterima<br />
Anthony karena dia mengambil sendiri setelah uang diserahkan,<br />
4. Ahmad Hafiz Zawawi Rp250 juta,<br />
5. Asep Ruchimat Sudjana Rp250 juta,<br />
6. Boby Suhardirman Rp250 juta, |<br />
7. Azhar Muchlis Rp250 juta,<br />
8. Abdulah Zaini (Sekarang wakil ketua BPK) Rp250 juta,<br />
9. Martin Serandesi Rp250 juta,<br />
10. Hamka Yamdhu Rp500 juta,<br />
11. Hengky Baramuli Rp250 juta,<br />
12. Reza Kamarulah Rp250 juta.<br />
13. Paskah Suzeta kurang lebih Rp1 miliar yang menyerahkansaya sendiri<br />
secara bertahap. Saya serahkan empat kali.</p>
<p>Fraksi PDIP:</p>
<p>untuk 13 anggota Fraksi uang diserahkan empat tahap dengan total Rp<br />
3,55 miliar.</p>
<p>1. Dodhie Makmun Murod (Rp 300 juta)<br />
2. Max Moein<br />
3. Poltak Sitorus,<br />
4. Aberson Marle Sihaloho<br />
5. Tjiandra  Widjaja<br />
6. Zulvan Lindan<br />
7. Wiiliam Tutuarima<br />
8. Sutanto Pranoto<br />
9. Daniel Setiawan</p>
<p>Fraksi PPP:<br />
1.Daniel Tandjung (Rp500 juta)<br />
2.Sofyan Usman<br />
3.Habil Marati.</p>
<p>Fraksi PKB:<br />
1. Amru Al Mustaqim<br />
2. Ali As&#8217;ad,<br />
3. Aris Azhari Siagian<br />
4. Am Muchtar Nurjaya<br />
5. Amru Almutaqin</p>
<p>(masing-masing mendapat Rp250 juta)</p>
<p>Fraksi Reformasi:<br />
Rizal Djalil (penerima dana dan masih ada empat anggota FRaksi<br />
Reformasi lainnya)</p>
<p>TNI Polri:<br />
1.Mayjen D Yusuf</p>
<p>Fraksi KKI<br />
1.Hamid Mappa<br />
2.FX Soemitra</p>
<p>Fraksi PBB<br />
1.MS Kaban (diserahkan langsung Hamka Yamdhu Rp300 juta)</p>
<p>Fraksi PDU</p>
<p>1.Abdullah Alwahdi Rp250 juta</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kubanggajah.wordpress.com/238/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kubanggajah.wordpress.com/238/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kubanggajah.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kubanggajah.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kubanggajah.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kubanggajah.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kubanggajah.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kubanggajah.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kubanggajah.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kubanggajah.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kubanggajah.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kubanggajah.wordpress.com/238/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kubanggajah.wordpress.com&blog=3637659&post=238&subd=kubanggajah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/12/ini-dia-wakil-rakyat-penerima-dana-blbi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Allah hanya memanggil kita</title>
		<link>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/12/allah-hanya-memanggil-kita/</link>
		<comments>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/12/allah-hanya-memanggil-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2008 13:49:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kubanggajah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[dunia]]></category>

		<category><![CDATA[info]]></category>

		<category><![CDATA[islam]]></category>

		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<category><![CDATA[sekitar kita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kubanggajah.wordpress.com/?p=243</guid>
		<description><![CDATA[“Allah  hanya  memanggil kita 3 kali saja seumur  hidup..”
Renung-renungkan  dan selamat beramal..
Saat itu,  Dhuha, hari  terakhir aku di Masjid Nabawi untuk menuju  Mekah&#8230;&#8230;. , aku  bertanya pada Ibu.
&#8216;Ibu, kataku,  ada cerita apa yang menarik dari Umrah&#8230;.?&#8217;  Maklum,  ini pertama kali aku ber Umrah.
Dan Ibu, memberikan  Tausyiahnya.
Ibu adalah pemilik Maknah Tour Travel [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:9pt;" lang="SV">“Allah  hanya  memanggil kita 3 kali saja seumur  hidup..”</span></strong><span style="font-size:9pt;" lang="SV"></p>
<p></span><span style="font-size:9pt;">Renung-renungkan  dan selamat beramal..<br />
Saat itu,  Dhuha, hari  terakhir aku di Masjid Nabawi untuk menuju  Mekah&#8230;&#8230;. , aku  bertanya pada Ibu.<br />
&#8216;Ibu, kataku,  ada cerita apa yang menarik dari <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;">Umrah</span>&#8230;.?&#8217;  Maklum,  ini pertama kali aku ber Umrah.<br />
Dan Ibu, memberikan  Tausyiahnya.<br />
Ibu adalah pemilik Maknah Tour Travel  dimana saya bergabung untuk Umrah di<br />
bulan July  2007 yang lalu.<br />
Kebetulan umrahku dimulai di  adinah  dulu  selama 4 hari, baru ke Mekah.<br />
Tujuannya adalah  mendapatkan saat Malam Jumat  di depan Kabah. Jadi aku  punya kesempatan untuk bertanya tentang Umrah.<br />
Ibu   berkata&#8230;&#8217;Shinta, * Allah hanya memanggil kita 3 kali  saja seumur hidup*<br />
Keningku berkerut&#8230;.  &#8230;.&#8217;Sedikit sekali Allah memanggil kita..?&#8217;<br />
Ibu   tersenyum. &#8216;Iya, tahu tidak apa saja 3 panggilan  itu..?&#8217;<br />
Saya  menggelengkan  kepala.</p>
<p>&#8216;Panggilan pertama adalah* **Azan*&#8217;,  ujar Ibu.</p>
<p>&#8216;Itu adalah panggilan Allah  yang pertama. Panggilan ini sangat jelas<br />
terdengar  di telinga kita, sangat kuat terdengar. Ketika kita  sholat,<br />
sesungguhnya kita menjawab panggilan Allah.  Tetapi Allah masih fleksibel,<br />
Dia tidak &#8216;cepat  marah&#8217; akan sikap kita. Kadang kita terlambat, bahkan   tidak<br />
sholat sama sekali karena malas. Allah tidak  marah seketika. Dia  masih<br />
memberikan rahmatNya,  masih memberikan kebahagiaan bagi umatNya,   baik<br />
umatNya itu menjawab panggilan Azan-Nya atau  tidak. Allah hanya akan<br />
membalas umatNya ketika  hari Kiamat nanti&#8217;.</p>
<p>Saya terpekur&#8230;. .mata   saya berkaca-kaca. Terbayang saya masih melambatkan  sholat karena meeting lah,  mengajar lah, dan lain  lain. Masya Allah&#8230;&#8230;.</p>
<p>Ibu melanjutkan,   &#8217;<span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;">Shinta</span>, Panggilan  yang kedua adalah panggilan* Umrah/  <span class="yshortcuts">Haji</span>*<br />
Panggilan ini bersifat halus. Allah  memanggil  hamba-hambaNya dengan<br />
panggilan yang halus dan  sifatnya  &#8216;bergiliran&#8217; . <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;">Hamba</span> yang satu   mendapatkan<br />
kesempatan yang berbeda dengan hamba  yang lain. Jalan nya  bermacam-macam.<br />
Yang tidak  punya uwang menjadi punya uwang, yang tidak  merancang  pula akan pergi, ada yang memang merancang dan  terkabul. Ketika kita  mengambil niat Haji / Umrah,  berpakaian Ihram dan melafazkan &#8216;Labaik Allahuma   Labaik/<br />
Umrotan&#8217;, sesungguhnya kita saat itu  menjawab panggilan Allah yang  ke dua.<br />
Saat itu kita  merasa bahagia, karena panggilan Allah sudah kita   jawab, meskipun panggilan itu halus sekali. Allah  berkata, laksanakan Haji /  Umrah bagi yang  mampu&#8217;.</p>
<p><span class="yshortcuts">Mata</span> saya semakin berkaca-kaca.  &#8230;&#8230;..Subhanal  lah&#8230;&#8230; .saya datang<br />
menjawab  panggilan Allah lebih cepat dari yang saya   rancangkan.. &#8230;Alhamdulill ah&#8230;</p>
<p>&#8216;Dan  panggilan ke-3&#8242;, lanjut Ibu,  &#8216;adalah* KEMATIAN*.  Panggilan yang kita<br />
jawab dengan amal kita. Pada   kebanyakan kasus, Allah tidak memberikan<br />
tanda<br />
tanda secara langsung,  dan kita tidak  mampu menjawab dengan lisan dan<br />
gerakan. Kita hanya   menjawabnya dengan amal sholeh. Karena itu  Shinta,<br />
manfaatkan waktumu  sebaik-baiknya.  ..Jawablah 3 panggilan Allah dengan<br />
hatimu dan  sikap yang  Husnul Khotimah&#8230;. &#8230;&#8230;.Insya Allah  syurga adalah<br />
balasannya.. &#8230;&#8217;</p>
<p>** Mata saya basah di dalam  Masjid Nabawi , saya sujud bertaubat pada   Allah<br />
karena kelalaian saya dalam menjawab  panggilanNya. &#8230;.Kala itu hati  saya makin yakin akan  kebesaranNya, kasih sayangNya dan dengan semangat   menyala-nyala, saya mengenakan baju Ihram dan  berniat&#8230;.. &#8230;.Aku menjawab  panggilan UmrahMu, ya  Allah, Tuhan Semesta Alam&#8230;&#8230;.. **</p>
<p>*Huraisy*<br />
*Pada hari kiamat  akan keluar seekor binatang dari neraka jahanam  yang<br />
bernama &#8216;Huraisy&#8217; berasal dari anak <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;background:transparent none repeat scroll 0;">kala   jengking</span>. Besarnya Huraisy ini<br />
dari timur hingga ke  barat.  Panjangnya pula seperti jarak langit dan  bumi.<br />
Malaikat Jibril bertanya :  &#8216;Hai Huraisy!  Engkau hendak ke mana dan siapa<br />
yang kau cari?&#8217;  Huraisy pun  menjawab, &#8216;Aku mahu mencari lima orang.&#8217;</p>
<p>Pertama, orang yang meninggalkan   sembahyang.<br />
Kedua, orang yang tidak mahu keluarkan  zakat.<br />
Ketiga,  orang yang durhaka kepada  ibubapanya.<br />
Keempat, orang yang bercakap tentang   dunia di dalam masjid.<br />
Kelima, orang yang suka  minum arak.&#8217;*<br />
kesal  saya dgn sikap buruk sangka  saya terhadap org lain dan sikap tidak<br />
tahu   berterima kasih dgn kawan yg sentiasa berlapang  dada&#8230;*<br />
<strong><br />
sampaikan   pesanan ini biarpn 1 ayat..  Wallahualam*</strong></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kubanggajah.wordpress.com/243/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kubanggajah.wordpress.com/243/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kubanggajah.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kubanggajah.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kubanggajah.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kubanggajah.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kubanggajah.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kubanggajah.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kubanggajah.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kubanggajah.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kubanggajah.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kubanggajah.wordpress.com/243/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kubanggajah.wordpress.com&blog=3637659&post=243&subd=kubanggajah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/12/allah-hanya-memanggil-kita/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>1000 dapat apa ya</title>
		<link>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/12/1000-dapat-apa-ya/</link>
		<comments>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/12/1000-dapat-apa-ya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2008 07:18:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kubanggajah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<category><![CDATA[humor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kubanggajah.wordpress.com/?p=257</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari didaerah Jabang Bayi, ada seorang tukang becak yang lapar karena tidak ada uang untuk membeli makanan, karena sepi pelanggan disakunya hanya ada uang Rp.1000 saja. Kebetulan tidak jauh dari situ ada penjual gado-gado. Begini dialognya&#8230;
T. Becak : Mang, gado-gadonya boleh gak seribu aja?
T. Gado2 : Wah&#8230; kalo seribu mah gak pake sayuran mang..!
T. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div style="text-align:justify;">Suatu hari didaerah Jabang Bayi, ada seorang tukang becak yang lapar karena tidak ada uang untuk membeli makanan, karena sepi pelanggan disakunya hanya ada uang Rp.1000 saja. Kebetulan tidak jauh dari situ ada penjual gado-gado. Begini dialognya&#8230;</p>
<p>T. Becak : Mang, gado-gadonya boleh gak seribu aja?</p>
<p>T. Gado2 : Wah&#8230; kalo seribu mah gak pake sayuran mang..!</p>
<p>T. Becak : Gak pake sayuran??? Trus saya makan apa?? Ya udah, gak papa. Saya laper banget sih!</p></div>
<p>Sekitar jam 17:35, si tukang gado-gado mau pulang. Kebetulan didepannya ada tukang becak yang tadi beli gado-gadonya.</p>
<p>T. Gado2 : Mang becak..! ke depan seribu yah..?</p>
<p>T. Becak : OK deh&#8230;!</p>
<p>Karena jalannya menurun tajam, si tukang becak malah tambah kencang mangayuh becaknya.</p>
<p>T. Gado2 : Mang, di rem donk..! Entar nabrak lagiiiiiiii&#8230;</p>
<p>T. Becak : Maaf mas..! Kalo seribu gak pake rem..!!!!!!</p>
<p>T. Gado2 : Hah!!!! Gak pake rem..!???</p>
<p>T. Becak : Tadi aja gwe beli gado2, seribu gak pake sayur. Naaaaah sekarang lu seribu gak pake remmmmm!!!!!!!!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kubanggajah.wordpress.com/257/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kubanggajah.wordpress.com/257/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kubanggajah.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kubanggajah.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kubanggajah.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kubanggajah.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kubanggajah.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kubanggajah.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kubanggajah.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kubanggajah.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kubanggajah.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kubanggajah.wordpress.com/257/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kubanggajah.wordpress.com&blog=3637659&post=257&subd=kubanggajah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/12/1000-dapat-apa-ya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>KUA kewalahan,  banyak yang nikah</title>
		<link>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/10/kua-kewalahan-banyak-yang-nikah/</link>
		<comments>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/10/kua-kewalahan-banyak-yang-nikah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2008 15:26:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kubanggajah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[info]]></category>

		<category><![CDATA[islam]]></category>

		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<category><![CDATA[sekitar kita]]></category>

		<category><![CDATA[tips and tricks]]></category>

		<category><![CDATA[nikah tanggal 8 8 08 jam 08.08]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kubanggajah.wordpress.com/?p=253</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah harian ibukota  menulis berita yang menonjol. Atau mungkin menggelikan. Ringkasnya disebutkan  bahwa kantor KUA kewalahan melayani permintaan masyarakat (pasangan) yang ingin  menikah pada tanggal 08-08-‘08, tidak tanggung-tanggung waktunya pukul 08:08. 
Mungkin yang tidak kebagian pada waktu ini akan memilih pukul 18:18, 20:08, atau  terserah merekalah&#8230; Woou…, ada yang salah dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal"><span style="color:navy;" lang="SV">Sebuah harian ibukota  menulis berita yang menonjol. Atau mungkin menggelikan. Ringkasnya disebutkan  bahwa kantor KUA kewalahan melayani permintaan masyarakat (pasangan) yang ingin  menikah pada tanggal 08-08-‘08, tidak tanggung-tanggung waktunya pukul 08:08. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:navy;" lang="SV">Mungkin yang tidak kebagian pada waktu ini akan memilih pukul <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;">18:18</span>, <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;">20:08</span>, atau  terserah merekalah&#8230; Woou…, ada yang salah dengan ini? Ternyata tidak ada yang  salah. </span><span style="color:navy;">Setidaknya jika memang berlandaskan  prinsip yang benar. </span><span style="color:navy;" lang="FI">Setiap kita punya  harapan untuk sesuatu yang akan kita lakukan. <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Jika</span> ada yang salah maka kesalahannya adalah kita meletakkan harapan berlebihan serta  nilai yang salah. Banyak yang salah dalam memaknai dan menyikapi potensi waktu  sebagai titik perubahan. </span><span style="color:navy;">Momentum waktu lebih  sering dianggap sebagai kebanggaan. Tanpa makna. Bukan tidak boleh jika kita  hendak melakukan sesuatu sesuai dengan waktu-waktu tertentu yang kita anggap  “baik”. Namun lebih sering kita dapati di sekitar kita penggolongan “baik” ini  yang semakin bergeser. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:navy;">Apakah waktu <span class="yshortcuts">pada hari ini</span> adalah waktu terbaik? Bagaimana jika  dikatakan bahwa ini adalah waktu yang seharusnya “dihindari”. Toh baik di hari  ini menurut sebagian kita tidak berarti baik untuk yang lain. Apakah masih  pantas disebut baik untuk mereka yang tertimpa musibah pada hari ini? Atau  apakah mungkin yang mendapat nikmat boleh menganggap hari ini “baik”? Harus  dilihat lebih detil lagi tentunya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:navy;">Dalam agama pun disebutkan tentang  waktu-waktu terbaik. Ramadhan adalah bulan terbaik, hari jumat adalah hari  terbaik, 1/3 malam adalah saat terbaik berdoa, dan lain-lain, dan lain-lain. Di  sini momentum waktu tidak sekedar menjadi kenangan tetapi untuk menghasilkan  perubahan. Karena Ramadhan bulan terbaik, maka selayaknya memperbanyak ibadah,  maupun amal lain. Dalam hal ini, penyikapan momentum Ramadhan akan menjadikan  perubahan yang positif. Seperti ini seharusnyalah kita menyikapi momentum.  Momentum waktu layaknya seperti memulai sebuah langkah. Tetapi, tujuan  semestinya telah ditetapkan sebelum memulai dan melandasi gerak kita  selanjutnya. Banyak titik-titik waktu dalam hidup kita yang dapat dijadikan  momentum, baik sebagai pribadi, seorang muslim, bagian dari masyarakat atau  sebagai sebuah bangsa. Tetapi tanpa memaknai dan menetapkan nilai untuk langkah  awal pada momentum waktu ini, maka hidup kita pun tanpa makna. Lebih lebih jika  dalam perjalanannya kita melupakan nilai-nilai tersebut. Nilai yang seharusnya  kita capai dan wujudkan. Menjadi lebih baik (bermanfaat) dari hari ke hari  seharusnya menjadi pegangan kita dalam memanfaatkan titik-titik momentum waktu. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:navy;">Di sepanjang langkah ini, kita pun berkesempatan menengok ke belakang. Melihat  momentum awal dan arah perjalanan kita. Dan tujuan yang salah hanya akan membuat  kita menyesali momentum (langkah) awal yang pernah kita buat. <span class="yshortcuts">Kita</span> pun boleh dan seharusnya belajar  dari orang-orang besar yang mampu menjadikan momentum waktu, tempat sebagai  pelontar prestasi. Buya <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Hamka</span> misalnya yang menjadikan saat-saat di dalam penjara sebagai waktu untuk  menghasilkan karya besarnya. Ya.. orang-orang besar tahu bagaimana memenej  momentum yang datang padanya. Akhirnya kita harus belajar agar kita tidak  terjebak pada harapan besar pada momentum. momentum menjadi titik awal. Prestasi  dan peningkatan <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">potensi  diri</span>. Mudah-mudahan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:navy;">Wallahu a’lam</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kubanggajah.wordpress.com/253/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kubanggajah.wordpress.com/253/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kubanggajah.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kubanggajah.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kubanggajah.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kubanggajah.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kubanggajah.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kubanggajah.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kubanggajah.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kubanggajah.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kubanggajah.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kubanggajah.wordpress.com/253/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kubanggajah.wordpress.com&blog=3637659&post=253&subd=kubanggajah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/10/kua-kewalahan-banyak-yang-nikah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>perbedaan itu memang perlu</title>
		<link>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/10/perbedaan-itu-memang-perlu/</link>
		<comments>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/10/perbedaan-itu-memang-perlu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2008 14:57:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kubanggajah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[dunia]]></category>

		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[islam]]></category>

		<category><![CDATA[pemuda]]></category>

		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<category><![CDATA[homoseksual]]></category>

		<category><![CDATA[perbedaan  itu memang perlu]]></category>

		<category><![CDATA[ryan sang pembantai]]></category>

		<category><![CDATA[lesbi dan gay]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kubanggajah.wordpress.com/?p=249</guid>
		<description><![CDATA[


Kita tidak mungkin  membayangkan dunia ini dipenuhi dengan dua jenis manusia yang sama persis.   Frase &#8220;dua jenis&#8221; dan &#8220;sama persis&#8221; saja sudah kedengaran kontradiktif.   Bagaimana ia bisa dikatakan dua jenis jika atributnya sama persis?  Tidak sulit  untuk kita pahami bersama bahwa Allah SWT memang menciptakan manusia dalam jenis  laki-laki dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div id="ygrp-text">
<div dir="ltr">
<div>
<div class="MsoNormal"><span style="font-family:'Palatino Linotype';" lang="IN"><span style="font-size:small;">Kita tidak mungkin  membayangkan dunia ini dipenuhi dengan dua jenis manusia yang sama persis.   Frase &#8220;dua jenis&#8221; dan &#8220;sama persis&#8221; saja sudah kedengaran kontradiktif.   Bagaimana ia bisa dikatakan dua jenis jika atributnya sama persis?  Tidak sulit  untuk kita pahami bersama bahwa Allah SWT memang menciptakan manusia dalam jenis  laki-laki dan perempuan dengan perbedaan-perbedaan yang terlalu nyata untuk  dibantah oleh siapa pun.</span></span></div>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Palatino Linotype';" lang="IN"><span style="font-size:small;">Masalah dari gerakan feminisme ala Barat kurang lebih sama seperti  karakter perempuan pada umumnya ; mereka seringkali terlalu sensitif dan reaktif  terhadap segala sesuatu yang membedakan mereka dari lelaki.  Seolah-olah setiap  pembedaan itu selalu bermakna negatif.  Seolah-olah perempuan selalu direndahkan  dari lelaki jika mereka dianggap berbeda dari segi apa pun dari kaum Adam.   Padahal, jika mau mempelajari masalah ini secara seksama, tidak mesti demikian.   Masalahnya adalah pada pengambilan sudut pandang yang salah, dan ini bisa  terjadi baik pada lelaki maupun perempuan.</span></span></p>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal"><span style="font-family:'Palatino Linotype';" lang="IN"><span style="font-size:small;">Sensitifitas perempuan,  misalnya, seringkali dianggap sebagai suatu hal yang buruk.  Kaum lelaki kadang  menganggap perempuan sebagai makhluk yang manja, terlalu peka,  <em>overreacting</em>, dan sebagainya.  Ironisnya, kaum perempuan sendiri  mengikuti begitu saja pandangan sebagian kaum lelaki yang seperti ini.  Oleh  karena itu, kaum feminis langsung menolak mentah-mentah jika perempuan dibilang  lebih sensitif atau lebih mengutamakan perasaan daripada pikirannya.  Padahal  &#8220;sensitif&#8221; adalah sebuah kata yang netral, tidak berkonotasi baik maupun buruk.   Artinya, selain ada penyimpangan yang dapat terjadi akibat sensitifitas yang  berlebihan, ada pula sisi positif dari atribut yang satu  ini.</span></span></div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal"><span style="font-family:'Palatino Linotype';" lang="IN"><span style="font-size:small;">Kita sering mendengar  cerita tentang seorang ibu yang baru saja selesai ber­-<em><span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;">jihad</span></em> melahirkan anaknya.  Berjam-jam ia berjuang melawan rasa sakit yang tak  terbayangkan, bahkan hingga bersimbah darah.  Namun setelah bayi itu lahir, dan  dilihatnyalah wajah bayi itu, kemudian ditimang-timangnya dalam pelukan,  hilanglah rasa sakit itu semuanya.  Bukankah ini adalah produk dari sensitifitas  itu sendiri?  Saking sensitif perasaannya, rasa sakit yang sangat pun bisa  terlupakan jika ada emosi yang lebih besar, yaitu kebahagiaan menggendong anak  yang lahir dari rahimnya.  Meskipun darah masih terus mengalir, namun keadaan  emosional bisa mengatasi kesulitan fisik pada saat itu.</span></span></div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal"><span style="font-family:'Palatino Linotype';" lang="IN"><span style="font-size:small;">Kaum lelaki, yang identik  dengan obyektifitas dan ketajaman akal, tidak akan mampu  melakukan hal yang  serupa.  Kemampuannya mengurusi dua hal sekaligus akan membuatnya sangat  tersiksa saat melahirkan (andaikan memang lelaki bisa melahirkan).  Sakit iya,  bahagia pun iya.  Akhirnya ia hanya bisa tersenyum sanggil meringis-ringis,  karena rasa sakitnya tidak sirna meskipun hatinya bahagia.</span></span></div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal"><span style="font-family:'Palatino Linotype';" lang="IN"><span style="font-size:small;">Coba bayangkan seandainya  ibu kita Khadijah ra. bukanlah seorang perempuan yang amat lembut dan sensitif  hatinya.  Ketika Rasulullah saw. menggigil ketakutan setelah menerima wahyu,  hati Khadijah ra.-lah yang cukup sensitif untuk merasakan kebenaran dari wahyu  tersebut.  Khadijah ra.-lah yang hatinya begitu kuat melakukan pembelaan secara  emosional terhadap suaminya.  Ketika Rasulullah saw. merasa ragu dan ngeri,  dengarkanlah pembelaan emosional sang istri terhadapnya :</span></span></div>
<div class="MsoNormal"></div>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:small;"><em><span style="font-family:'Palatino Linotype';" lang="IN">&#8220;Tidak!  Demi Allah, Allah tidak akan  menghinakanmu selamanya, karena engkau suka menyambung tali persaudaraan, ikut  menanggung beban orang lain, memberi makan orang yang miskin, menjamu tamu dan  menolong orang yang menegakkan kebenaran!&#8221;</span></em></span></p>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal"><span style="font-family:'Palatino Linotype';" lang="IN"><span style="font-size:small;">Dalam cerita-cerita  kepahlawanan <em>mujahidin </em>Palestina yang <em>syahid</em> melawan kaum Zionis,  kita temukan kaum ibu yang mencetak para pahlawan dari rumahnya sendiri.   Hatinya yang sensitif memang mampu merasakan takut, namun sensitifitas itu pula  yang menyebabkan mereka begitu kuat berpihak pada kebenaran.  Perasaan itulah  yang memberi mereka kekuatan melepas anak-anaknya untuk pergi bertempur dan siap  untuk menerima mereka kembali dalam keadaan sudah menjadi <em>syuhada</em>.   Meskipun kelak menangis-nangis juga melihat anaknya <em>syahid</em>, namun di sana  juga ada rasa bangga yang membuncah tinggi yang dengan segera akan mengobati  sakit karena kehilangan.  Perempuanlah yang paling mampu bersabar dengan janji  Allah SWT pada orang tua yang mengirimkan anak-anaknya ke surga dengan predikat  <em>syuhada</em>.</span></span></div>
<div class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:small;"></span></strong></div>
<div class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Palatino Linotype';" lang="IN">Pilih Lelaki atau  Perempuan?</span></span></strong><span style="font-family:'Palatino Linotype';" lang="IN"><br />
</span></div>
<div class="MsoNormal"><span style="font-family:'Palatino Linotype';" lang="IN"><span style="font-size:small;">Ketika isu homoseksualitas  merebak, mulai dari &#8216;fatwa&#8217; Siti Musdah Mulia yang menghalalkan komoseksualitas  hingga pada kasus Ryan dari <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;">Jombang</span>, status  jenis kelamin kembali diperdebatkan.  Baik-buruknya homoseksualitas kembali  mendapat sorotan, dan ini adalah sebuah kesempatan yang sangat baik bagi dakwah,  jika kita mampu memanfaatkannya.</span></span></div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal"><span style="font-family:'Palatino Linotype';" lang="IN"><span style="font-size:small;">Salah satu hal yang  menarik dari kasus Ryan adalah terungkapnya kenyataan bahwa kaum homoseksual –  terutama <em>gay</em> – memang memiliki kecenderungan lebih besar untuk melakukan  kekerasan, terutama jika merasa dikhianati.  Hal ini bukan merupakan hasil  kesimpulan para ulama dan psikolog belaka, melainkan juga pengakuan dari kaum  homoseksual sendiri.  Logikanya, karena jumlah kaum homoseksual memang sangat  minoritas, maka jika pasangannya meninggalkannya, muncullah perasaan putus asa  karena khawatir takkan lagi mendapatkan pasangan.  Penjelasan ini cukup logis  dan dapat diterima.  Namun teori ini belum bisa menjelaskan baik-buruknya  homoseksualitas dan ketidakseimbangan yang dihasilkannya pada diri manusia  secara personal maupun peradaban manusia pada umumnya.</span></span></div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal"><span style="font-family:'Palatino Linotype';" lang="IN"><span style="font-size:small;">Hemat saya, jenis kelamin  adalah satu paket dengan atribut-atribut mental yang mengiringinya.  <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;">Jika</span> memiliki  kelamin lelaki, maka ia harus pula memiliki atribut-atribut kelelakian, demikian  pula sebaliknya.  Keseimbangan akan terganggu jika atribut-atribut ini dimiliki  secara setengah-setengah.  Perhatikan, ketika saya mengatakan &#8220;harus memiliki&#8221;,  itu artinya mereka yang belum memilikinya harus berjuang agar bisa mendidik  dirinya sendiri untuk memiliki atribut-atribut tersebut.</span></span></div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal"><span style="font-family:'Palatino Linotype';" lang="IN"><span style="font-size:small;">Yang terjadi pada kaum  <em>gay</em> seperti Ryan adalah perilaku impulsif yang bisa meledak tanpa  peringatan sebelumnya karena sesuatu hal yang memancing kemarahannya.  Karena  salah bicara saja, ada orang sesama <em>gay</em> yang langsung dihabisinya di  tempat.  Ini adalah bukti ketidaksempurnaan atribut yang dimilikinya.  Seorang  lelaki memang tidak sesensitif perempuan, namun jika kemarahan sudah di  ubun-ubun, maka penyelesaian secara fisik adalah opsi yang akan diambilnya.   Payahnya, Ryan memiliki perasaan sensitif seorang perempuan sehingga membuatnya  mudah terluka, dan di sisi lain juga memiliki atribut lelaki yang mengambil opsi  kekerasan fisik.  Hasilnya adalah sebagaimana yang dapat ditemukan di halaman  rumahnya sendiri.</span></span></div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal"><span style="font-family:'Palatino Linotype';" lang="IN"><span style="font-size:small;">Penjelasan ini, menurut  saya, menunjukkan bahwa pada akhirnya kita memang harus memilih : akan menjadi  lelaki atau perempuan?  Kaum pembela homoseksual selalu mengatakan bahwa para  waria itu memang lahir dengan fisik lelaki namun dengan perasaan seorang  perempuan, namun penjelasan ini agaknya terlalu menyederhanakan masalah.  Pada  kenyataannya, para waria itu – meskipun memiliki beberapa atribut perempuan –  namun sisi kelaki-lakiannya tetaplah dominan.  Demi kebaikan mereka sendiri,  mereka harus berjuang untuk menjadi lelaki sejati, bukannya malah berpura-pura  menjadi perempuan dan terus menyakiti diri sendiri.  Segala puji bagi Allah yang  telah menciptakan agama yang sesuai dengan fitrah manusia.</span></span></div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal"><span style="font-family:'Palatino Linotype';" lang="IN"><span style="font-size:small;">Kita pun harus  menghentikan sikap terlalu mendramatisir masalah ini, sehingga tak perlu muncul  klaim bahwa Allah SWT-lah yang telah menciptakan mereka dengan orientasi seksual  yang demikian.  Klaim ini sepintas kedengaran seperti ideologi Mu&#8217;tazilah yang  mengatakan bahwa karena Allah SWT tak mungkin menciptakan keburukan, maka segala  yang buruk adalah ciptaan manusia belaka.  Pandangan ini sekilas kedengaran  baik, namun juga mengimplikasikan bahwa di dunia ini ada hal-hal yang berada di  luar <span class="yshortcuts">kuasa Allah SWT</span>.  Padahal,  Al-Qur&#8217;an pun menjelaskan bahwa Iblis pun meminta ijin Allah sebelum menggoda  manusia.</span></span></div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal"><span style="font-family:'Palatino Linotype';" lang="IN"><span style="font-size:small;">Di sisi lain, klaim ini  seolah menutup mata terhadap hal-hal buruk lain yang dijadikan Allah SWT sebagai  ujian terhadap manusia.  Ada orang yang, misalnya, punya kecenderungan menyakiti  orang lain dengan lisannya.  Abu Dzar al-Ghifari ra. adalah seorang sahabat  Rasulullah saw. yang diwanti-wanti untuk menjaga lisannya, karena ia lebih tajam  daripada pedang.  Ada pula yang punya kecenderungan berbohong, malas, bahkan  suka mencuri (<em>kleptomaniac</em>).  Apakah mereka ini tidak wajib berjuang  mendidik dirinya sendiri untuk melepaskan diri dari sifat-sifat buruk tadi?   Tentu wajib!  Oleh karena itu, kaum homoseksual pun memiliki kewajiban untuk  kembali ke jalan yang lurus.  Bukankah agama adalah tuntunan bagi manusia yang  ingin mendapatkan <em>ridha</em> Allah SWT?</span></span></div>
<div class="MsoNormal"></div>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:small;"><em><span style="font-family:'Palatino Linotype';" lang="IN">Siapa yang bertaubat sebelum matahari  terbit dari Barat, maka Allah akan menerima taubatnya. </span></em><strong><span style="font-family:'Palatino Linotype';" lang="IN">(H.R. Muslim)</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:small;"><em><span style="font-family:'Palatino Linotype';" lang="IN"> </span></em></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:small;"><em><span style="font-family:'Palatino Linotype';" lang="IN">Sesungguhnya Allah &#8216;Azza wa Jalla  menerima taubat hamba-Nya sebelum nyawa sampai di  tenggorokannya.</span></em><strong><span style="font-family:'Palatino Linotype';" lang="IN"> (H.R. Muslim)</span></strong></span></p>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal"><span style="font-family:'Palatino Linotype';" lang="IN"><span style="font-size:small;">wassalaamu&#8217;alaikum wr.  wb.</span></span></div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Palatino Linotype';" lang="IN">Link: <a rel="nofollow" href="http://akmal.multiply.com/journal/item/687/Pembedaan_Itu_Memang_Perlu" target="_blank">http://akmal. multiply. com/journal/ item/687/  Pembedaan_ Itu_Memang_ Perlu</a> </span></div>
</div>
</div>
</div>
<p><!--~-|**|PrettyHtmlStart|**|-~--><span style="color:white;">__._,_.___</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kubanggajah.wordpress.com/249/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kubanggajah.wordpress.com/249/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kubanggajah.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kubanggajah.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kubanggajah.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kubanggajah.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kubanggajah.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kubanggajah.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kubanggajah.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kubanggajah.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kubanggajah.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kubanggajah.wordpress.com/249/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kubanggajah.wordpress.com&blog=3637659&post=249&subd=kubanggajah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/10/perbedaan-itu-memang-perlu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>bila malu sudah hilang</title>
		<link>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/10/bila-malu-sudah-hilang/</link>
		<comments>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/10/bila-malu-sudah-hilang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2008 14:50:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kubanggajah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[dunia]]></category>

		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<category><![CDATA[sekitar kita]]></category>

		<category><![CDATA[malu aku jadi orang indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kubanggajah.wordpress.com/?p=247</guid>
		<description><![CDATA[Jasa Buruk Inul dalam Penyebaran Maksiat
Oleh : Mulyawati M. Yasin.
http://www.nahimunkar.com/?p=115
Anak laki-laki dikhitan di Indonesia sudah biasa dipestakan. Bahkan ada yang mengadakan pesta besar-besaran, tak terkecuali dari keluarga yang tak mampu. Padahal Islam tak pernah memerintahkan pesta besar-besaran itu. Tetapi disini saya tidak menyoroti tentang boleh tidaknya pesta besar-besaran dalam khitanan itu, yang saya soroti adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="line-height:normal;text-align:center;" align="center"><span style="font-size:14pt;">Jasa Buruk Inul </span><span style="font-size:14pt;">dalam Penyebaran Maksiat</span></p>
<div style="text-align:center;"><span style="font-weight:normal;">Oleh<span> </span>: Mulyawati M. Yasin.</span></div>
<div style="text-align:center;"><span style="font-weight:normal;"><a href="http://www.nahimunkar.com/?p=115" target="_blank">http://www.nahimunkar.com/?p=115</a></span></div>
<p style="text-indent:36pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Arial;">Anak laki-laki dikhitan di Indonesia sudah biasa dipestakan. Bahkan ada yang mengadakan pesta besar-besaran, tak terkecuali dari keluarga yang tak mampu. Padahal Islam tak pernah memerintahkan pesta besar-besaran itu. Tetapi disini saya tidak menyoroti tentang boleh tidaknya pesta besar-besaran dalam khitanan itu, yang saya soroti adalah masalah si empunya pesta yang tidak jarang mengundang musik dangdut dan menampilkan penyanyi-penyanyi perempuan yang seronok.</span></p>
<p style="text-indent:36pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Arial;">Sudah sejak lama sebenarnya di perkampungan (di pinggir kota)<span> </span>atau di desa-desa, setiap keluarga yang mengadakan pesta pernikahan bahkan hanya khitanan pun mereka mengadakan pesta dengan mengundang musik dangdut. Sepertinya kalau hajatan ada hiburan dangdutnya atau band-nya atau gambusnya, itu si empunya hajat merasa dirinya sudah bisa dikatakan orang mampu atau orang sukses (<em>wallohu a&#8217;lam</em>). Mungkin itu dulu, boleh merasa demikian. Tetapi saat ini orang kaya atau bukan, orang sukses atau tidak, yang namanya mengundang musik dangdut dengan penyanyi yang mengumbar goyangan vulgar pada saat pesta pernikahan atau khitanan<span> </span>itu sepertinya harus ada walau kalau diukur dari kemampuan ekonominya, sebenarnya adalah dipaksakan untuk menampilkan hiburan maksiat itu.</span></p>
<p style="text-indent:36pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Arial;">Yang lebih disayangkan lagi, bahkan dikhawatirkan si empunya hajat entah disengaja atau memang bangga mereka menampilkan (mengundang) penyanyi-penyanyi perempuan mengumbar aurat dengan kostum yang transparan (tipis menerawang) dan super ketat, mereka mengumbar goyangan-goyangan yang seronok, serta suara-suara nyanyian yang sengaja didesah-desahkan agar orang yang mendengarnya terangsang. <em>Astaghfirulloh!.</em> Padahal ada ancaman Nabi Muhammad <em>shollallohu &#8216;alaihi wa sallam</em>:</span></p>
<p style="direction:rtl;line-height:normal;margin-right:1.3pt;text-align:justify;" dir="rtl"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Arial;" dir="ltr"></span><span style="font-weight:normal;font-size:16pt;" lang="AR-SA">(( صِنْفَانِ مِنْ أهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا : قَومٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأذْنَابِ البَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ ، وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ ، رُؤُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ البُخْتِ المائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الجَنَّةَ ، وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا ، وإنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكذَا )). رواه مسلم .</span></p>
<p style="text-indent:36pt;line-height:normal;text-align:justify;"><em><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Arial;">&#8220;Dua macam manusia dari ahli neraka yang aku belum melihatnya sekarang, yaitu: (pertama) kaum yang membawa cemeti-cemeti seperti ekor-ekor sapi, mereka memukul manusia dengannya; dan<span> </span>(kedua) wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang, berjalan dengan menggoyang-goyangkan pundaknya dan berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk onta yang condong. Mereka tidak akan masuk surga bahkan tidak akan mendapat wanginya, dan sungguh wangi surga telah tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian</span></em><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Arial;">.&#8221; (HR Muslim, dan Ahmad dari Abi Hurairah, Shahih).</span></p>
<p style="text-indent:36pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Arial;">Bahkan, ada gejala yang sangat luar biasa mencengangkan. Si empunya hajat itu sudah bergelar haji, atau seorang yang punya gelar ustadz (guru ngaji) yang secara jelas sangat mengerti bahwa perbuatan tersebut (menampilkan kemaksiatan) adalah haram. Sepertinya mereka tidak sungkan lagi mengadakan hajatan dengan mengundang penyanyi-penyanyi perangsang nafsu syahwat itu. Agama sepertinya dianggap hanya sebuah teori saja. </span></p>
<p style="text-indent:36pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Arial;">Seharusnya mereka tahu ancaman Alloh <em>subhanahu wa ta&#8217;ala</em> yang sangat pedih, bila seorang hamba yang beriman mengadakan (menghadirkan) kemaksiatan. Nabi<span> </span>Muhammad <em>shallallahu &#8216;alahi wa sallam</em> mengingatkan dalam sebuah hadistnya yang mulia. Di dalam kitab Az-Zawajir, Syaikh Ibnu Hajar mengetengahkan sebuah hadist, bahwa Rosululloh SAW telah bersabda: </span></p>
<p style="direction:rtl;margin-right:1.3pt;text-align:justify;" dir="rtl"><span style="font-size:16pt;" lang="AR-SA">إِذَا رَأَيْتَ اللَّهَ يُعْطِى الْعَبْدَ مِنَ الدُّنْيَا عَلَى مَعَاصِيهِ مَا يُحِبُّ فَإِنَّمَا هُوَ <span style="color:red;">اسْتِدْرَاج</span>ٌ، ثُمَّ تَلاَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم: {فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَىْءٍ حَتَّى إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُمْ بَغْتَةً فَإِذَا هُمْ مُبْلِسُونَ}.&#8221;[الأنعام آية 44] &#8221; مسند أحمد بن حنبل - (ج 4 / ص 145) تعليق شعيب الأرنؤوط : حديث حسن وهذا إسناد ضعيف لضعف رشدين بن سعد وباقي رجال الإسناد ثقات<strong></strong></span></p>
<p><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Apabila kamu sekalian melihat seseorang diberi kenikmatan yang meluap oleh Alloh, sedang dia masih tetap berlaku maksiat, maka hal yang demikian adalah istidraj.&#8221; Kemudian Rosululloh membaca firman Alloh <em>subhanahu wa ta&#8217;ala</em>,: <span dir="rtl" lang="AR-SA">&#8220;</span><em>Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.&#8221;</em><span dir="rtl" lang="AR-SA"><span> </span></span><span> </span>(QS Al-An&#8217;aam: 44), (HR Ahmad, hadits hasan menurut Syu&#8217;aib Al-Arnauth, juga riwayat At-Thabrani, dan Al-Baihaqi dalam Syu&#8217;abul Iman).</span></strong></p>
<p style="text-indent:36pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Arial;">Keterangan hadist tersebut sudah sangat gamblang. Dalam persoalan yang kita bicarakan ini, si empunya hajat memang sedang merasakan kenikmatan kegembiraan yang luar biasa, karena menikahkan anak atau mengkhitankan anaknya. Sepatutnya hal itu harus disyukuri dengan mengadakan perbuatan yang sesuai dengan Islam, dan tidak dalam bentuk pesta yang berlebihan apa lagi sampai menghadirkan aneka maksiat, seperti dangdutan, joget-jogetan, atau gaplean dan sebagainya.</span></p>
<p style="text-indent:36pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Arial;">Rasa gembira atau luapan kegembiraan karena dapat menikahkan anaknya atau karena dapat mengkhitankan anaknya, yang sudah jelas karena melaksanakan perintah Alloh <em>subhanahu wa ta&#8217;ala</em>, maka hal itu patut disyukuri, dan kalau mengadakan pesta maka yang sesuai dengan Islam, bukan dikufuri dengan mengadakan aneka maksiat. </span></p>
<p style="text-indent:36pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Arial;">Alloh <em>subhanahu wa ta&#8217;ala</em><span> </span>berfirman :</span></p>
<p style="direction:rtl;line-height:normal;margin-right:1.3pt;text-align:justify;" dir="rtl"><span style="font-weight:normal;font-size:16pt;" lang="AR-SA">وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ</span><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="AR-SA">(7)</span></p>
<p style="text-indent:36pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Arial;">Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu mema`lumkan: &#8220;Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni`mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni`mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih&#8221;. (QS. Ibrahim : 7). </span></p>
<p style="text-indent:36pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Arial;">Bukankah jika mestinya bersyukur tetapi justru yang dilakukan adalah melanggar aturan Islam, seseorang bisa dimasukkan ke dalam bentuk telah ingkar dari nikmat Alloh <em>subhanahu wa ta&#8217;ala</em>? Dan harus diwaspadai, kalau sudah mengingkari, apa jadinya?.</span></p>
<p style="text-indent:36pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"></span></p>
<p style="line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Jasa Buruk Inul bagi Para Penyanyi Seronok dan Penyelenggaranya.</span></p>
<p style="text-indent:36pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Arial;">Tidak bisa dipungkiri adanya jasa Inul Daratista dalam menyebarkan kemaksiatan, berupa goyang ngebor yang dipromosikan besar-besaran oleh Inul melalui media televisi beberapa tahun lalu, dan itu berdampak sangat luar biasa di kalangan penyanyi-penyanyi dangdut dan pada masyarakat secara meluas sampai saat ini dan entah sampai kapan lagi.</span></p>
<p style="text-indent:36pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Arial;">Betapa tidak! Para penyanyi dangdut dengan percaya dirinya tampil memamerkan gerakan joget yang sangat vulgar seperti Inul bahkan lebih vulgar lagi tanpa adanya rasa sungkan dan malu. <em>Astagfirulloh.</em></span></p>
<p style="text-indent:36pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Arial;">Mereka (para penyanyi seronok itu) sudah benar-benar hilang rasa malunya, bahkan seperti merasa sebagai orang terhormat dapat menghibur orang lain, dapat menampilkan kebolehannya dalan berjoget mesum, apalagi jika dapat penghormatan dari si empunya hajat, dan dapat sambutan penonton, maka makin menjadilah lagaknya seperti orang terhormat. Mereka tidak pernah mau tahu ancaman Alloh <em>subhanahu wa ta&#8217;ala</em> atas tingkah maksiatnya itu.</span></p>
<p style="text-indent:36pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Arial;">Hal semacam itu kenapa bisa terjadi?. Ya karena ada yang mencontohi sebelumnya. Siapa pelopornya?. Yaitu Inul Daratista dan konconya (Anisa Bahar, dan yang belakangan adalah Dewi Persik). Promosi besar-besaran yang dilakukan Inul beberapa tahun lalu bersama konconya, dan yang belakangan penyanyi Dewi Persik juga mempromosikan goyangan menjijikkan itu di media televisi, membuat antrian panjang penyanyi-penyanyi dangdut lain mencontohnya, dan mereka sangat bangga dengan jogetannya yang menjijikkan. Dan itu sudah meluas dari kota sampai desa-desa terpencil. Mereka membuat kerusakan secara serempak, antara penyelenggara dan penyanyi-penyanyinya. Dan Inul harus bertanggung jawab atas kerusakan moral para penyanyi dan penontonnya. Karena atas jasa Inul lah para penyanyi dangdut itu seolah berlomba menampilkan jogetan yang vulgar dan menjijikkan setiap tampil di muka umum, mereka sangat bangga dan percaya diri, karena memang sudah ada yang memulainya, yang menunjukkan dirinya sebagai pelopor goyang ngebor. Yaitu Inul Daratista.</span></p>
<p style="text-indent:36pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Arial;">Ingat ancaman Nabi Muhammad <em>shollallohu &#8216;alaihi wa sallam</em>:</span></p>
<p style="direction:rtl;line-height:normal;margin-right:1.3pt;text-align:justify;" dir="rtl"><span style="font-weight:normal;font-size:16pt;" lang="AR-SA">مَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً حَسَنَةً فَلَهُ أَجْرُهَا وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا بَعْدَهُ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْءٌ وَمَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً سَيِّئَةً كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْءٌ*. رواه مسلم والنسائي وابن ماجه والترمذي باختصار القصة).</span></p>
<p style="text-indent:36pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Arial;">Barangsiapa membuat/ merintis dalam Islam suatu perbuatan kebaikan maka baginya pahala kebaikan itu dan pahala orang yang mengerjakannya setelahnya tanpa mengurangi pahala-pahala mereka sedikitpun. Dan barangsiapa membuat/ merintis dalam Islam suatu perbuatan kejelekan maka dosa kejelekan itu (menimpa) atasnya dan (ditambah dengan) dosa orang yang mengerjakannya, tanpa mengurangi dosa-dosa mereka sedikitpun. (HR Muslim, An-Nasaa&#8217;I, Ibnu Majah, dan At-Tirmidzi dengan kisah ringkas).</span></p>
<p style="text-indent:36pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Arial;">Adapun para penyelenggara, yaitu yang mengundang dangdutan dan penyanyinya, seperti yang mengadakan pesta pernikahan atau khitanan, maka mereka tak pernah berfikir jauh apalagi takut kepada Alloh <em>subhanahu wa ta&#8217;ala</em>, bahwa mengadakan hiburan dangdut beserta penyanyi yang vulgar itu adalah bentuk pengrusakan kepada orang lain dan perbuatan haram yang Alloh larang</span></p>
<p style="text-indent:36pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Arial;">Penyelenggara, Inul<span> </span>serta konconya, dan penyanyi-penyanyi yang mengekor jogetannya sepertinya merasa aman dengan perbuatannya. Penyelengara (yang mengadakan pesta) hanya berfikir untuk memuaskah hatinya, Inul berfikir bangganya jadi pelopor joget ngebornya, penyanyi-penyanyi hanya berfikir untuk memuaskan pengundang dan penontonnya (jangan lupa supaya gede sawerannya). Mereka merasa perbuatan mereka itu aman! Padahal itu jelas kemaksiatan dan merusak moral.<span> </span>Maka seharusnya ingat satu hal yang sangat penting, yaitu satu ayat Al-Qur&#8217;an yang berbunyi. </span></p>
<p style="direction:rtl;line-height:normal;margin-right:1.3pt;text-align:justify;" dir="rtl"><span style="font-weight:normal;font-size:16pt;" lang="AR-SA">أَفَأَمِنُوا مَكْرَ اللَّهِ فَلَا يَأْمَنُ مَكْرَ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْخَاسِرُونَ</span><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="AR-SA">(99)</span></p>
<p style="text-indent:36pt;line-height:normal;text-align:justify;"><em><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Arial;">Maka apakah mereka merasa aman dari azab Alloh (yang tidak terduga-duga)? Tiadalah yang merasa aman dari azab Alloh kecuali orang-orang yang merugi.</span></em><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Arial;"> (QS. Al-A&#8217;raf:<span dir="rtl"> </span>99). </span></p>
<p style="text-indent:36pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Arial;">Renungkanlah sebelum menyesal!!!</span></p>
<p style="line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kubanggajah.wordpress.com/247/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kubanggajah.wordpress.com/247/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kubanggajah.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kubanggajah.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kubanggajah.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kubanggajah.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kubanggajah.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kubanggajah.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kubanggajah.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kubanggajah.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kubanggajah.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kubanggajah.wordpress.com/247/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kubanggajah.wordpress.com&blog=3637659&post=247&subd=kubanggajah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kubanggajah.wordpress.com/2008/08/10/bila-malu-sudah-hilang/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>